Palangka Raya, Kantamedia.com – Penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kalimantan Tengah terus menjadi perhatian DPRD setempat. Peningkatan kualitas produk dinilai sebagai kunci utama agar pelaku UMKM mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Sengkon, menegaskan bahwa kualitas produk menjadi fondasi penting dalam pengembangan usaha.
“Kualitas produk harus benar-benar diperhatikan. Ini menjadi dasar agar UMKM bisa berkembang dan bersaing,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).
Menurutnya, kualitas tidak hanya menentukan daya tarik produk, tetapi juga berpengaruh langsung terhadap tingkat kepercayaan konsumen. Tanpa standar kualitas yang baik, pelaku UMKM akan kesulitan menembus pasar nasional maupun internasional.
Ia menambahkan, UMKM memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, terutama dalam menciptakan lapangan kerja. Karena itu, penguatan kapasitas pelaku usaha perlu dilakukan secara berkelanjutan.
Sengkon juga mendorong pelaku UMKM untuk aktif memanfaatkan berbagai program pelatihan dan pendampingan yang telah disediakan pemerintah maupun lembaga terkait. Program tersebut dinilai mampu meningkatkan keterampilan, mulai dari pengolahan bahan baku, standarisasi produk, hingga teknik pengemasan yang lebih menarik.
“Program pembinaan sudah banyak tersedia. Tinggal bagaimana pelaku UMKM memanfaatkan kesempatan tersebut untuk meningkatkan kualitas usahanya,” jelasnya.
Selain itu, ia menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi dalam mendukung perkembangan usaha. Penggunaan teknologi dinilai dapat meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menjaga konsistensi mutu produk.
Dengan dukungan DPRD, UMKM di Kalimantan Tengah diharapkan semakin siap menghadapi persaingan dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap perekonomian daerah. (Mhu)


