Palangka Raya, Kantamedia.com – Kelurahan Bereng Bengkel resmi mewakili daerah dalam ajang Lomba Desa Pangan Aman Tahun 2026 tingkat nasional yang diinisiasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI. Keikutsertaan kelurahan ini mendapat dukungan penuh dari pihak legislatif karena dinilai mampu membawa dampak berantai terhadap perbaikan derajat kesehatan serta penguatan ekonomi sektor domestik.
Wakil Ketua I Komisi II DPRD Palangka Raya, Hap Baperdu, mengapresiasi inovasi Satgas Sigap yang digagas oleh pihak kelurahan. Melalui sistem pelaporan cepat berbasis aplikasi pesan instan, skema ini berhasil mengintegrasikan partisipasi aktif warga dalam mengawasi peredaran komoditas pangan secara mandiri dan real-time di lingkungan sekitar.
“Program ini sangat positif karena tidak hanya fokus pada keamanan pangan, tetapi juga menyentuh aspek kesehatan masyarakat, pemberdayaan ekonomi warga, hingga pencegahan stunting,” ujar Hap Baperdu, Jumat (15/5/2026).
Lebih lanjut, legislator DPRD Palangka Raya ini memuji keterlibatan para pelaku UMKM lokal, seperti Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP) dan Kelompok Usaha Bersama (KUB). Kolaborasi ini dinilai menjadi bukti konkret bahwa standardisasi kualitas mutu pangan dapat berjalan selaras dengan program peningkatan pendapatan finansial masyarakat bawah.
Hap menegaskan pentingnya pembinaan yang berkesinambungan agar program ketahanan pangan mandiri ini tidak berhenti setelah kompetisi berakhir. Pola pengawasan yang terstruktur harus dipertahankan sebagai fondasi utama dalam memproteksi kesehatan konsumen di wilayah pinggiran.
Ia berharap Kelurahan Bereng Bengkel mampu meraih prestasi maksimal dalam kompetisi bergengsi tersebut. Keberhasilan ini nantinya diharapkan dapat menjadi standar percontohan bagi kelurahan lain di seluruh wilayah Kota Palangka Raya dalam mengonversi budaya konsumsi pangan sehat menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat sehari-hari. (pri)


