Kantamedia.com – Dunia hiburan tanah air kembali diselimuti duka mendalam atas berpulangnya komedian berbakat, Simson Rarameha Ngadang atau yang lebih akrab disapa Temon. Kepergian sang pelawak pada Minggu (12/7/2026) menyisakan kesedihan mendalam bagi para sahabat, termasuk pesinetron Anita Hara yang mengaku sangat terpukul dan tidak menyangka atas kabar duka yang terkesan mendadak ini.
Anita menceritakan bahwa informasi mengenai wafatnya sang sahabat ia terima saat tengah melangsungkan ibadah. Lantaran tidak mendengar riwayat sakit sebelumnya, ia sempat mengira kabar tersebut tidak benar.
“Wah, kaget banget. Nggak nyangka, soalnya tadi aku lagi ibadah kan, lagi di gereja. Terus tiba-tiba dapat kabar dari teman, ‘Bang Temon udah nggak ada, Nit.’ Hah, serius?” ujar Anita Hara dengan nada tidak percaya saat ditemui di rumah duka yang berlokasi di kawasan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2026).
Rasa kehilangan kian menyelimuti benak Anita karena ia baru saja menghabiskan waktu bersama almarhum beberapa hari sebelumnya. Saat itu, keduanya sempat melakukan perawatan estetika di sebuah klinik kecantikan dalam kondisi almarhum yang tampak sangat bugar.
“Kok cepet banget, kayaknya nggak pernah dengar sakit. Soalnya kemarin tuh aku ketemu dia lagi senang-senangnya perawatan kulit, ke dokter bareng, treatment bareng,” tuturnya mengenang momen terakhir mereka.
Kenangan Manis Dua Dekade
Hubungan emosional antara Anita Hara dan Temon sendiri telah terajut selama hampir 20 tahun. Keakraban mereka bermula sejak sama-sama membintangi program komedi televisi bertajuk Abdel Temon pada tahun 2007 silam, yang kemudian berlanjut dalam berbagai kerja sama sebagai pemandu acara di berbagai kesempatan.
Bagi Anita, almarhum bukan sekadar rekan kerja biasa, melainkan figur yang sudah dianggap layaknya saudara kandung yang kerap menjadi tempat berbagi cerita. Ia mengingat almarhum sebagai pribadi yang tidak pernah mengeluhkan kondisi fisiknya dan selalu memprioritaskan keceriaan orang lain.
“Dia nggak pernah ada komplain badannya sakit atau apa. Karena dia kan hobinya memang ngelawak dan ngelucu aja. Di mana pun ketemu aku pasti kita ketawa,” ungkap Anita.
Selain karakternya yang jenaka, almarhum dikenal memiliki jiwa sosial yang tinggi dan sangat loyal terhadap lingkungan pertemanannya. Anita bersaksi bahwa sahabatnya itu tidak pernah ragu mengulurkan bantuan finansial secara langsung di lokasi syuting kepada pihak yang membutuhkan.
Kreativitas almarhum di lokasi syuting juga menjadi hal yang paling membekas. Almarhum diketahui selalu membawa gitar kesayangannya dan secara spontan mampu mengubah lirik-lirik lagu menjadi humor segar yang mengocok perut.
“Dia tuh selalu bawa gitarnya. Selalu punya ide muterin lirik lagu. Aku bilang kalau orang nggak jenius nggak mungkin bisa langsung create kata-kata saat itu juga. Emang komedian tuh orang pinter,” kata Anita menambahkan.
Menutup perbincangan, Anita menyampaikan untaian doa serta memberikan penguatan moril kepada pihak keluarga yang kini tengah dirundung kesedihan.
“Yang pasti buat keluarga besar saya Anita Hara mengucapkan turut berduka sedalam-dalamnya atas kehilangan Mas Temon. Kiranya Tuhan memberikan penghiburan dan kekuatan untuk keluarga yang ditinggalkan. Semoga Mas Temon diterima oleh Tuhan di tempat yang terbaik,” ucapnya mengakhiri kalimat. (*/pri)


