Debitur Non-UMKM Kuasai Penyaluran Kredit

Palangka Raya, Kantamedia.com – Dalam Media Update Triwulan II Tahun 2026 yang digelar di Aula Hapakat Kantor OJK Kalteng, Selasa (30/6/2026), terungkap bahwa penyaluran kredit perbankan di Provinsi Kalimantan Tengah hingga Mei 2026 masih didominasi kredit konsumtif.

Kepala Bagian Pengawasan Lembaga Jasa Keuangan OJK Kalteng, Erwan Suryono, menjelaskan setelah kredit konsumtif, penyaluran terbesar berasal dari kredit modal kerja sebesar Rp19,25 triliun atau 35,01 persen dari total kredit. Kredit investasi juga mencatat kontribusi signifikan dengan nilai Rp13,78 triliun atau 25,06 persen.

Berdasarkan sektor ekonomi, rumah tangga menjadi penerima fasilitas kredit terbesar dengan nilai Rp21,61 triliun atau 39,30 persen. Posisi berikutnya ditempati sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar Rp16,48 triliun atau 29,98 persen. Sektor industri pengolahan menerima Rp1,26 triliun atau 2,30 persen, aktivitas jasa lainnya Rp980 miliar atau 1,80 persen, serta konstruksi Rp870 miliar atau 1,58 persen dari total kredit.

Dari sisi skala usaha, penyaluran kredit bank umum masih didominasi debitur non-UMKM dengan nilai Rp36,48 triliun atau 66,35 persen. Kredit kepada usaha mikro tercatat Rp9,30 triliun atau 16,91 persen, usaha kecil Rp5,83 triliun atau 10,61 persen, dan usaha menengah Rp3,37 triliun atau 6,13 persen.

Sebelumnya, Kepala OJK Kalteng, Primandanu Febriyan Aziz, menegaskan stabilitas sektor jasa keuangan di Kalimantan Tengah hingga Triwulan II 2026 tetap terjaga. Menurutnya, sektor jasa keuangan yang sehat dan terpercaya memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan ekonomi, memperluas akses pembiayaan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (Mhu).

 

 

 

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *