BPBD Barsel Bagikan 1500 Masker Gratis

Buntok, kantamedia.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel) membagikan 1.500 masker secara gratis kepada masyarakat di Buntok, Sabtu (7/11/2026) pagi.

Kegiatan pembagian masker tersebut dipimpin Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Barsel, Edi Darmadi. Ribuan masker itu dibagikan kepada warga yang melintas di ruas Jalan Pelita Raya Buntok.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah melindungi kesehatan masyarakat di tengah kondisi kabut asap dan cuaca ekstrem yang masih melanda wilayah tersebut.

“Dengan dibagikannya masker secara cuma-cuma ini, masyarakat diharapkan dapat terlindungi dari paparan asap yang berisiko mengganggu saluran pernapasan, terutama saat harus beraktivitas di luar rumah,” kata Edi.

Edi mengakui, di tengah kondisi udara yang masih terdampak asap karhutla, tidak semua orang dapat mengurangi aktivitas di luar rumah. Sebagian masyarakat tetap harus berkendara, bekerja, maupun menjalankan aktivitas sehari-hari di jalan.

Edi menambahkan, meskipun saat ini kepekatan kabut asap yang menyelimuti wilayah Kabupaten Barito Selatan mengalami penurunan signifikan dibanding sepekan yang lalu, namun kualitas indeks standar pencemar udara harian rata-rata masih berada pada level tidak sehat.

Sehingga masker menjadi salah satu perlindungan dasar yang paling mudah dan cepat digunakan warga ketika kualitas udara memburuk. “Pembagian masker ini menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu masyarakat menghadapi kondisi tersebut,” ujarnya.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Barito Selatan memperpanjang status tanggap darurat karhutla dan kekeringan ekstrem selama 20 hari, terhitung 3 hingga 22 November 2026. Perpanjangan itu merupakan yang ketiga kalinya.

Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Barito Selatan Yoga P Utomo saat memimpin rapat evaluasi penanganan karhutla dan kekeringan ekstrem, Jumat (6/11/2026) mengatakan, perpanjangan tanggap darurat untuk ketiga kali yang dilakukan Pemkab Barito Selatan itu, setelah mempertimbangkan kondisi di lapangan dan prakiraan cuaca ke depan.

“Keselamatan dan ketenteraman masyarakat Barito Selatan menjadi prioritas utama pemerintah,” kata Yoga mewakili Bupati Barito Selatan Eddy Raya Samsuri.

Selain itu, setelah sempat mengalami penurunan pasca-adanya hujan pekan lalu, imbuh Yoga, saat ini titik api maupun titik panas kembali muncul di sejumlah kawasan di Kabupaten Barito Selatan. (pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *