Muara Teweh, Kantamedia.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara resmi meluncurkan program Bantuan Sosial (Bansos) Permakanan sekaligus menyerahkan honorarium bagi kelembagaan adat serta jajaran RT/RW tahun 2026. Agenda strategis yang menyasar penguatan kesejahteraan dan pelayanan publik ini dipusatkan di Gudang Bulog Muara Teweh pada Senin (22/6/2026).
Peluncuran program ini dipimpin langsung oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin. Agenda tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten, Muhlis, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran Kepala Perangkat Daerah, para camat, serta perwakilan masyarakat penerima manfaat.
Bupati Shalahuddin menegaskan bahwa alokasi anggaran ini bertujuan memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus mengapresiasi kinerja lini terkecil pemerintahan. “Melalui program ini, diharapkan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat serta peran perangkat adat dan RT/RW dalam pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” ujar Shalahuddin saat memberikan sambutan.
Dalam kesempatan tersebut, Shalahuddin juga menggarisbawahi fungsi vital yang diemban oleh para Damang, Mantir Adat, hingga pengurus RT/RW. Menurutnya, kelompok ini merupakan pilar utama dalam merawat kearifan lokal, menjaga stabilitas ketertiban, sekaligus menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara kebijakan pemerintah daerah dan aspirasi riil warga di akar rumput.
Pemberian honorarium kelembagaan di Kabupaten Barito Utara pada tahun ini menyasar ratusan aparatur dan tokoh penting. Berdasarkan data resmi pemerintah daerah, rincian kuota para penerima insentif tersebut meliputi: Damang Adat: 9 orang, Sekretaris Damang: 9 orang, Mantir Adat Tingkat Kecamatan: 45 orang, Mantir Adat Tingkat Desa: 309 orang dan Ketua RT / RW: 179 orang.
Melalui penyaluran bantuan pangan dan insentif berkala ini, Pemkab berharap roda roda birokrasi kemasyarakatan dan pelestarian adat di seluruh wilayah kecamatan dapat berjalan lebih produktif dan akuntabel. (pri)


