Pemkab Barito Utara Matangkan Kajian Teknis Lokasi Jembatan Lahei

Muara Teweh, kantamedia.com – Pemerintah Kabupaten Barito Utara memprioritaskan akurasi kajian teknis dalam menentukan titik lokasi pembangunan jembatan Lahei. Langkah ini diambil guna menjamin aspek keamanan, efisiensi anggaran, serta efektivitas fungsi infrastruktur strategis tersebut bagi mobilitas masyarakat di masa depan.

Bupati Barito Utara, Shalahuddin, menegaskan bahwa penentuan koordinat proyek tidak akan dilakukan secara terburu-buru. Menurutnya, penetapan lokasi harus didasarkan pada data komprehensif yang melibatkan para ahli di bidang konstruksi dan geografi.

Untuk memperkuat aspek keamanan struktur, pemerintah daerah telah mengagendakan pertemuan intensif dengan dua lembaga otoritas pusat, yakni Balai Keamanan Jembatan dan Terowongan Khusus (BKJTK) serta Komisi Keselamatan Jembatan dan Terowongan Jalan (KKJTJ).

“Diskusi mendalam bersama para pakar sangat krusial. Kami ingin memastikan titik jembatan Lahei yang dipilih benar-benar representatif agar mampu menstimulus pusat pertumbuhan ekonomi baru di Barito Utara,” jelas Shalahuddin, Rabu (8/4/2026).

Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Barito Utara, Muhammad Iman Topik, menyatakan bahwa pihaknya terus mengawal proses perencanaan agar sesuai dengan standar nasional. Pengambilan keputusan akan sepenuhnya merujuk pada hasil pemetaan lapangan yang mencakup ketahanan konstruksi dan efisiensi jangka panjang.

Proyek jembatan Lahei merupakan satu dari tiga infrastruktur penyeberangan besar yang membelah Sungai Barito. Saat ini, Pemkab Barito Utara juga tengah fokus merampungkan pembangunan Jembatan Lemo di Kecamatan Teweh Tengah dan Jembatan Tumpung Laung di Kecamatan Montallat.

Realisasi pembangunan ini diharapkan menjadi solusi permanen dalam memperlancar arus distribusi barang dan jasa. Dengan konektivitas yang terintegrasi, pemerintah optimis ketimpangan akses antarwilayah di Barito Utara dapat segera teratasi melalui perencanaan yang profesional dan berkelanjutan. (*/pri)

TAGGED:
Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *