Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara mulai mengintensifkan promosi destinasi wisata unggulan menjelang libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Salah satu objek yang menjadi andalan adalah Air Terjun Jantur Doyam yang berada di Kecamatan Lahei Barat.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan dan Olahraga Barito Utara, Annisa Cahyawati, mengatakan momentum libur Lebaran menjadi waktu yang tepat bagi masyarakat untuk menikmati keindahan wisata alam di daerah tersebut.
Menurutnya, Air Terjun Jantur Doyam menawarkan panorama alam khas Kalimantan Tengah yang masih asri dan alami. Air terjun ini dikenal dengan aliran air jernih yang jatuh dari ketinggian membentuk tirai alami sebelum mengalir ke kolam di bagian bawah.
Suasana di sekitar lokasi juga didukung oleh rimbunnya pepohonan hutan tropis yang menghadirkan udara sejuk dan menenangkan. Kondisi ini menjadikan Jantur Doyam sebagai pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin melepas penat, terutama setelah menjalani aktivitas maupun ibadah selama bulan Ramadan.
“Pengunjung tidak hanya menikmati pemandangan, tetapi juga dapat bermain air, bersantai bersama keluarga, hingga mengabadikan momen melalui fotografi alam,” jelas Annisa.
Untuk menunjang kenyamanan wisatawan, berbagai fasilitas telah tersedia di kawasan ini, seperti area parkir, gazebo, mushola, area bermain anak, toilet dan ruang ganti, hingga tempat kuliner. Lokasinya juga relatif mudah dijangkau karena berada di kilometer 18 ruas Jalan Negara Muara Teweh–Puruk Cahu.
Selain Jantur Doyam, pemerintah daerah juga merekomendasikan destinasi lain seperti DAM Trinsing dan Bumi Perkemahan Panglima Batur yang memiliki daya tarik tersendiri.
Pemerintah berharap promosi ini dapat mendorong masyarakat memanfaatkan libur Lebaran untuk berwisata bersama keluarga sekaligus mendukung pertumbuhan sektor pariwisata daerah. “Kami ingin objek wisata di Barito Utara semakin dikenal luas dan menjadi pilihan utama masyarakat, baik dari dalam maupun luar daerah,” tutup Annisa. (*/pri)


