Muara Teweh, kantamedia.com – Bupati Barito Utara H. Shalahuddin melalui Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan, drg. Dwi Agus Setijowati, menegaskan, perempuan atau Bawi Dayak memiliki peran penting dalam kehidupan sosial masyarakat. Perempuan Dayak tidak hanya sekadar ibu rumah tangga, tetapi juga sebagai pendidik generasi, penggerak ekonomi keluarga, serta simbol kearifan lokal.
Hal itu disampaikannya pada acara pelantikan Asosiasi Bawi Dayak Budaya dan Wisata (ASBADATA) Kabupaten Barito Utara masa bakti 2026 di Aula Bappedarida Muara Teweh, Selasa (6/1/2026).
“Bawi Dayak memiliki peran strategis dalam menjaga identitas budaya sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat,” kata Dwi Agus Setijowati saat membacakan sambutan Bupati.
Menurutnya, Barito Utara memiliki kekayaan budaya yang beragam, mulai dari seni, bahasa, hingga kerajinan tradisional yang perlu terus dilestarikan dan dikembangkan agar memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat.
“Karena itu, kehadiran ASBADATA ini diharapkan mampu menjadi mitra aktif pemerintah daerah dalam mendukung program pembangunan, terutama dalam pelestarian budaya, pemberdayaan perempuan, serta promosi pariwisata berbasis kearifan lokal,” ujarnya.
Selain itu, organisasi ini diharapkan menjadi ruang yang inklusif dan mampu menjalin sinergi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, lembaga adat, komunitas budaya, hingga pelaku pariwisata.
Kepada para pengurus yang baru dilantik, Bupati berpesan agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menghadirkan program-program kreatif yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya perempuan dan generasi muda. (*/pri)


