Palangka Raya, Kantamedia.com — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan bagian dari prioritas nasional dalam visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, kini telah memberikan manfaat nyata bagi peserta didik di berbagai daerah, termasuk di Kota Palangka Raya.
Salah satu penerima manfaat di kota tersebut adalah Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Menteng, yang menerima distribusi makanan bergizi melalui dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jekan Raya 03, Kamis (10/7/2025).
Program ini dirancang untuk meningkatkan status gizi anak-anak Indonesia mulai dari jenjang PAUD hingga SMA, sekaligus mempercepat penurunan angka stunting sebagai bagian dari strategi peningkatan kualitas SDM nasional.
Kepala SDN 1 Menteng, Denie, menyambut baik kehadiran program MBG. Ia menyebut, lebih dari 60 persen siswa berasal dari keluarga dengan ekonomi menengah ke bawah, dan 40 persen di antaranya sering berangkat sekolah tanpa sarapan.
“Dengan adanya MBG ini luar biasa, respon siswa sangat antusias. Bahkan ada yang bertanya, ‘Pak, kalau seperti ini terus, sampai kapan ya?’ Artinya mereka berharap program ini berkelanjutan,” ungkap Denie.
Dukungan serupa datang dari guru PJOK SDN 1 Menteng, Yoniwate, yang menyebut program ini sangat membantu dalam mendongkrak kualitas gizi dan konsentrasi belajar siswa.
“Sekarang anak-anak wajib makan nasi sebagai menu utama. Ini sangat penting untuk pertumbuhan mereka,” ujarnya.
Kepala SPPG Jekan Raya 03, Khanti Rahayu, menjelaskan bahwa MBG tak hanya menyasar anak sekolah, tetapi juga menyentuh kelompok rentan seperti balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Tujuan utama program ini adalah menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak. Harapannya, status gizi anak di Kalimantan Tengah meningkat, dan kualitas belajar mereka ikut terangkat,” terang Khanti.
Program MBG di Palangka Raya menjangkau sejumlah sekolah dan fasilitas layanan kesehatan, termasuk PAUD & TK Gemilang, TK Tunas Rimba 1, TK Bakuwu, SDN 1, 2, 5, 6, dan 8 Menteng, SMP 8 Palangka Raya, SMK YPSEI, serta Puskesmas Bukit Hindu dan Puskesmas Menteng.
Kehadiran program MBG menjadi bagian dari pemerataan pembangunan sumber daya manusia (SDM) bidang kesehatan, serta upaya membentuk generasi emas Indonesia 2045 yang sehat, kuat, dan cerdas sejak dini. (Mhu).


