Pemprov Kalteng Bangun RS Tipe A di Tangkiling

Palangka Raya, Kantamedia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyiapkan Rumah Sakit Tipe A yang tengah dibangun di kawasan KM 26 Tangkiling, Kecamatan Bukit Batu, sebagai strategi jangka panjang memperkuat sistem layanan kesehatan regional sekaligus mengurangi beban RSUD Doris Sylvanus.

Kepala Dinas Kesehatan Kalteng, Suyuti Syamsul, menyebut pembangunan fisik rumah sakit masih ditangani Dinas PUPR. Namun Dinas Kesehatan telah memberikan masukan terkait arah pengembangan dan fungsi layanan. “Tujuannya tentu untuk mempermudah masyarakat. Setelah selesai dibangun oleh PUPR dan dioperasionalkan oleh Dinas Kesehatan, kami mengarahkannya menjadi rumah sakit dengan kekhususan tertentu,” ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah menjadikan RS Tipe A Tangkiling sebagai pusat layanan penyakit infeksi. Pengalaman menghadapi pandemi COVID-19 menjadi pelajaran penting bahwa Kalteng membutuhkan fasilitas khusus menangani penyakit infeksi secara terfokus. “Kemungkinan besar kekhususannya pada penyakit infeksi, baik emerging, re-emerging maupun yang sudah ada seperti tuberkulosis,” jelasnya.

Meski memiliki layanan khusus, rumah sakit tetap akan melayani penyakit umum lainnya. Fokus pengembangan diarahkan untuk memperkuat kapasitas penanganan infeksi, sebagaimana RS Kalawa Atei yang memiliki kekhususan di bidang kesehatan jiwa.

Suyuti menyoroti tingginya tekanan layanan di RSUD Doris Sylvanus yang memiliki kapasitas sekitar 375 tempat tidur namun melayani pasien jauh melampaui kapasitas ideal. Kondisi ini berdampak pada panjangnya antrean pelayanan, termasuk diagnostik seperti CT Scan yang sempat mencapai tiga bulan.

Menurutnya, persoalan utama bukan hanya keterbatasan ruang rawat, tetapi juga belum meratanya distribusi dokter spesialis dan peralatan medis di kabupaten/kota. Akibatnya, banyak kasus yang sebenarnya bisa ditangani di daerah tetap dirujuk ke RSUD Doris Sylvanus.

Karena itu, Pemprov Kalteng mendorong penguatan rumah sakit kabupaten dan regional, termasuk RS Hanau serta rencana pembangunan pusat layanan kesehatan di wilayah DAS Barito. “Grand strategi kami adalah memperkuat rumah sakit kabupaten dan regional supaya yang datang ke RSUD Doris benar-benar kasus berat,” tegasnya.

Keberadaan RS Tipe A Tangkiling nantinya diharapkan menjadi bagian dari sistem rujukan yang lebih merata di seluruh Kalteng. Dengan demikian, akses pelayanan kesehatan masyarakat dapat semakin dekat, cepat, dan berkualitas tanpa harus bergantung pada satu rumah sakit rujukan utama di Palangka Raya. (Daw).

 

 

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *