Buntok, Kantamedia.com – Hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) dalam dua hari terakhir, secara signifikan juga “menyapu” kabut asap yang selama ini menyelimuti Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus.
Pasalnya, hujan dengan intensitas sedang hingga deras tersebut membuat hotspot atau titik panas serta lokasi-lokasi yang menyisakan titik api pun padam.
“Sudah tiga hari ini, titik panas atau hotspot di wilayah Kabupaten Barito Selatan (Barsel) terpantau nihil,” kata Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Selatan (Barsel), Edi Darmadi, Kamis (29/10/2026).
Demikian juga dengan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU), lanjut Edi, juga mengalami penurunan signifikan.
“Sudah hamper dua bulan ini ISPU kita di Barsel setiap hari selalu berada pada level Berbahaya atau jauh melebihi standar maksimal. Namun dalam tiga hari ini, ISPU mengalami penurunan, meskipun masih berada pada level Tidak Sehat,” bebernya.
Meski titik panas maupun titik api tidak lagi terpantau, lanjut Edi, pihaknya setiap hari terus melakukan patrol ke lokasi atau titik-titik rawan terjadinya Karhutla, termasuk lokasi yang pernah terbakar.
“Patroli ini sangat penting untuk mengantisipasi segera jika ada titik api baru,” ujarnya.
Lebih lanjut Edi juga mengimbau semua pihak agar turut bersama-sama menjaga kondisi yang semakin kondusif dengan tidak melakukan pembakaran lahan atau hal-hal yang berpotensi menyebabkan kebakaran.
“Kita semua tentu berharap agar semuanya bisa Kembali berjalan normal, tidak ada lagi Karhutla dan kabut asap. Karena itu, perlu kesadaran bersama untuk menjaga,” ujarnya. (pri)






