Dampak Karhutla Terasa Hingga Pedagang Ikan

Palangka Raya, Kantamedia.com – Pedagang ikan di Kota Palangka Raya mengeluhkan dampak musim kemarau panjang dan kabut asap yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir. Kondisi tersebut dinilai turut memengaruhi aktivitas jual beli ikan di pasar tradisional.

Salah seorang pedagang ikan, Wahidah, mengatakan kondisi saat ini berbeda dibandingkan biasanya. Jika sebelumnya pembeli cukup ramai, kini jumlah pembeli cenderung berkurang seiring kemarau panjang dan kabut asap yang masih menyelimuti sejumlah wilayah.

Menurutnya, kemarau panjang juga berdampak terhadap ketersediaan ikan. Pasokan ikan yang biasanya mudah diperoleh kini menjadi lebih sedikit karena sebagian ikan didapat dari sungai di sekitar Palangka Raya.

“Kondisi ini membuat pedagang harus menghadapi dua persoalan sekaligus, yakni berkurangnya pasokan ikan dan menurunnya jumlah pembeli. Kondisi ini membuat aktivitas perdagangan menjadi lebih sepi dibandingkan sebelumnya,” ujarnya, Minggu (25/10/2026).

Pedagang juga mengaku belum mendapatkan bantuan khusus dari pemerintah untuk mendukung keberlangsungan usaha selama kondisi sulit akibat kemarau dan kabut asap. Bantuan sembako memang ada yang diterima sebagian masyarakat, namun tidak seluruh pedagang mendapat bantuan tersebut.

Menanggapi kondisi tersebut, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, sebelumnya telah mengarahkan pelaku UMKM agar memanfaatkan berbagai program permodalan yang disediakan pemerintah.

Salah satunya melalui program Kredit KEREN yang memberikan akses pembiayaan dengan bunga nol persen dan tanpa agunan.

Fairid berharap program tersebut dapat dimanfaatkan para pelaku UMKM, termasuk pedagang, untuk menjaga keberlangsungan dan mengembangkan usaha di tengah berbagai tantangan ekonomi.

“Dengan dukungan permodalan, pedagang diharapkan tetap mampu menjalankan usaha dan mempertahankan pendapatan meski kemarau panjang dan kabut asap masih berlangsung,” pungkasnya. (*/Fay)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *