Hari Perempuan Internasional Bahas Isu Multidimensi

Palangka Raya, Kantamedia.com – Peringatan Hari Perempuan Internasional 2026 di Kota Palangka Raya digelar melalui kegiatan bertajuk “Wadah Pemberdayaan Interaktif” di Huma Inay, Jalan KR. Muhtar (Mahir Mahar Km.8), Minggu, (15/3/2026). Acara menghadirkan narasumber dari berbagai bidang untuk membahas persoalan perempuan dari perspektif psikologi, lingkungan, hingga hukum.

Psikolog Klinis sekaligus Dosen PG PAUD FKIP UPR, Cahaya Napitulu, menegaskan perempuan memiliki kerentanan kompleks akibat faktor biologis, sosial, dan psikologis. “Perempuan sering kali menghadapi tuntutan berlapis dari keluarga, pekerjaan, maupun lingkungan sosial. Kondisi ini dapat memicu tekanan psikologis seperti stres, kecemasan hingga depresi,” jelasnya. Ia juga menyoroti masih banyaknya kasus kekerasan terhadap perempuan serta persoalan psikologis seperti baby blues pasca melahirkan.

Baca juga:  OJK Kalteng Perkuat Satgas PASTI Hadapi Penipuan Digital

Partnership and Public Relation Coordinator Taman Nasional Sebangau, Noviyanti Nugraheni, menekankan keterkaitan isu lingkungan dengan kehidupan perempuan. “Perempuan memiliki perspektif berbeda dalam melihat hutan. Tidak hanya sebagai sumber ekonomi, tetapi juga sebagai sumber pangan, air, dan keberlanjutan kehidupan,” ujarnya. Ia menilai keterlibatan perempuan dalam pengelolaan lingkungan sangat penting untuk menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Sementara itu, Notaris Stevia Widyatmasari menyoroti rendahnya pemahaman perempuan mengenai aspek hukum, khususnya terkait hukum keluarga dan pengelolaan aset. “Minimnya informasi hukum sering membuat perempuan berada dalam posisi rentan ketika menghadapi konflik rumah tangga atau persoalan hukum lainnya,” katanya.

Baca juga:  Agustiar Sabran Pimpin DMI Kalteng, Tegaskan Masjid sebagai Pusat Peradaban

Melalui kegiatan ini, para narasumber berharap semakin banyak perempuan memperoleh ruang untuk berdiskusi, meningkatkan pengetahuan, serta memperkuat solidaritas dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan. (Rik).

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *