PALANGKA RAYA, kantamedia.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak mengaitkan kebakaran Gedung Kesra di lingkungan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah dengan kegiatan koordinasi dan supervisi yang dilakukan KPK di Kota Palangka Raya.
Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Dr. Eli Kusumastuti mengatakan dirinya baru mengetahui mengenai peristiwa kebakaran tersebut pada Kamis (13/8/2026).
“Saya tidak tahu kalau soal itu. Saya malah baru tahu kalau tadi pagi terjadi kebakaran,” ujar Eli.
Ketika ditanya mengenai kemungkinan kaitan kebakaran tersebut dengan pembahasan KPK mengenai tata kelola hibah dan keuangan daerah, Eli memilih tidak berspekulasi.
Ia mengatakan tidak memiliki informasi yang cukup untuk menyimpulkan hubungan antara kedua peristiwa tersebut.
“Saya tidak bisa menyimpulkan apa-apa. Saya malah baru mengetahui kebakaran tadi pagi. Semoga saja ini memang kelalaian saja,” katanya.
Eli menegaskan KPK tetap berfokus pada agenda pencegahan korupsi dan perbaikan tata kelola pemerintahan. Menurutnya, pengawasan dilakukan untuk memastikan anggaran publik dapat digunakan secara tepat dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pihak ikut mengawasi pengelolaan keuangan daerah, tidak hanya KPK dan lembaga pemerintah lainnya.
“Kalau tidak ada korupsi, kita justru bisa lebih optimal dalam membangun,” pungkas Eli. (daw)


