Palangka Raya, Kantamedia.com – Kementerian Kehutanan bersama Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah menemukan sejumlah kawasan lahan kering yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Pulang Pisau. Temuan itu didapat dari patroli udara yang dilakukan akhir pekan lalu.
Patroli menyasar tiga kecamatan, yaitu Jabiren Raya, Kahayan Kuala, dan Sebangau Kuala. Tim dipimpin SAM Bidang Revitalisasi Industri Kehutanan Novia Widyaningtyas dan Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan Thomas Nifinluri, didampingi Kepala Dinas Kehutanan Kalimantan Tengah Agustan Saining.
“Patroli udara penting untuk memetakan wilayah yang memiliki potensi karhutla. Dari hasil pemantauan, terdapat sejumlah titik yang harus menjadi perhatian bersama agar penanganan bisa lebih cepat dan tepat,” ujar Agustan, kemarin.
Hasil patroli tersebut akan menjadi acuan penetapan langkah mitigasi dini. Dinas Kehutanan akan meningkatkan pengawasan di wilayah yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi agar api tidak meluas selama musim kemarau.
Agustan juga menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak. Pemerintah daerah, TNI-Polri, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga masyarakat di sekitar kawasan hutan diminta memperkuat upaya pencegahan.
“Paling utama adalah pencegahan. Kami mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan jika menemukan titik api agar dapat ditangani sedini mungkin,” tegasnya. (*/Fay)


