Pemadaman Berakhir, PLN: Pasokan Listrik Kalimantan Kembali Stabil

Palangka Raya, Kantamedia.com – Sistem kelistrikan interkoneksi di wilayah Kalimantan kini telah kembali berjalan optimal setelah PT PLN (Persero) merampungkan perbaikan pada unit pembangkit yang sempat bermasalah. Berkat selesainya pemeliharaan tersebut, kebijakan pembatasan atau pengaturan beban kelistrikan yang sebelumnya sempat diterapkan di beberapa titik kini resmi dihentikan sepenuhnya.

Manager PLN UP3 Palangka Raya, Bagus Cahyadi, menjelaskan bahwa penormalan jaringan listrik ini digarap melalui beberapa fase terukur agar distribusi daya ke rumah-rumah warga benar-benar kokoh. Berdasarkan pemantauan terbaru, indikator kekuatan jaringan terus menunjukkan grafik positif sehingga operasional interkoneksi dapat berjalan normal tanpa hambatan.

“Kondisi sistem interkoneksi Kalimantan telah berangsur normal. Proses pemulihan dilakukan sesuai tahapan hingga pasokan listrik kepada pelanggan semakin stabil, dan pengaturan beban yang sebelumnya diterapkan kini telah dihentikan,” jelas Bagus pada Sabtu (11/7/2026).

Walaupun stabilitas daya sudah pulih total, manajemen PLN tetap menurunkan pengawasan di lapangan. Petugas teknis tetap dikerahkan untuk memonitor seluruh infrastruktur transmisi dan gardu secara ketat. Langkah mitigasi dan optimalisasi pada mesin pembangkit yang sempat eror tersebut terus berjalan demi mengamankan keandalan jangka panjang.

Bagus menggarisbawahi bahwa kepuasan pelanggan merupakan prioritas utama perusahaan. Oleh sebab itu, pihaknya terus mengkaji performa mesin secara berkala serta menyiapkan strategi penguatan demi memperkecil risiko terjadinya kendala serupa di masa mendatang.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kesabaran dan pengertiannya selama proses pemulihan berlangsung. PLN akan terus berupaya meningkatkan keandalan sistem agar kontinuitas pasokan listrik tetap terjaga bagi seluruh masyarakat,” pungkas Bagus.

Hingga saat ini, proses pemadaman berkala akibat manajemen beban dipastikan tidak ada lagi, dan seluruh aktivitas masyarakat yang bergantung pada daya listrik kini dapat kembali berjalan dengan produktif. (*/pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *