Palangka Raya, Kantamedia.com – Memperingati Hari Buruh Internasional atau May Day, Perkumpulan Pemuda Nusantara (PPN) Wilayah Kalimantan Tengah sukses menyelenggarakan diskusi publik dengan tema, “Pekerjaan di Masa Depan: Apakah Teknologi Akan Menjadi Sekutu atau Musuh Buruh?”.
Acara ini dihadiri pengurus organisasi, akademisi, dan kaum muda yang peduli pada isu ketenagakerjaan di daerah.
Diskusi ini menjadi ruang refleksi untuk meninjau dampak pesat perkembangan teknologi terhadap dunia kerja. Di satu sisi, teknologi dinilai mampu meningkatkan efisiensi, membuka peluang usaha baru, dan menciptakan pekerjaan yang sebelumnya tidak ada.
Namun di sisi lain, kemajuan teknologi juga menimbulkan kekhawatiran, seperti pengurangan tenaga kerja, perubahan kualifikasi yang dibutuhkan, dan kesenjangan akses teknologi di masyarakat.
Ketua PPN Kalimantan Tengah, *Fiteli Waruwu*, menekankan relevansi tema diskusi ini.
“Teknologi bukanlah sesuatu yang harus ditakuti, namun juga tidak boleh dihadapi tanpa persiapan. Melalui diskusi ini, kami ingin mengajak semua pihak untuk berpikir bersama: bagaimana kemajuan teknologi tetap berpihak pada kesejahteraan buruh dan pekerja, bukan justru menjadikan mereka terpinggirkan,” ujarnya.
Beberapa poin penting yang dibahas dalam sesi diskusi meliputi:
1. Peningkatan keterampilan dan pendidikan berkelanjutan* agar tenaga kerja mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi.
2. Perlindungan hak pekerja di era digital*, termasuk jaminan sosial dan keamanan kerja.
3. Peran pemerintah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat sipil* dalam menciptakan kebijakan yang seimbang antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan tenaga kerja.
Suasana diskusi berlangsung hangat dan konstruktif, dengan peserta aktif berbagi pengalaman dan gagasan. Kesepakatan bersama di akhir diskusi menegaskan bahwa teknologi seharusnya menjadi sekutu bagi buruh asalkan disertai kebijakan yang tepat, pendidikan yang memadai, dan partisipasi aktif dari semua pemangku kepentingan.
PPN Kalimantan Tengah menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra dalam memajukan isu sosial dan ketenagakerjaan, serta mendorong terciptanya lingkungan kerja yang adil, layak, dan berkelanjutan di wilayah Kalimantan Tengah. (*/rik)


