Selama Ramadan, Diskotik dan Klub Malam di Palangka Raya Dilarang Beroperasi

Kantamedia.com, – Pada momentum bulan 1444 H ini, Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin mengeluarkan (SE) dengan Nomor 556.3/ 809 /DPKKO-Par/III/2023. Di surat yang mengatur tentang operasional tempat hiburan malam (THM), restoran, rumah makan, kedai makan dan minum selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1444 H/2023 M ini, tertera bahwa selama Ramadan diskotik dan klub malam di Kota Cantik dilarang beroperasi.

Wali kota pun berharap agar masyarakat Kota Palangka Raya mematuhi imbauan yang telah dikeluarkan melalui SE tersebut. “Kepada warga Kota Cantik Palangka Raya, saya minta perhatian dan kerjasamanya agar mematuhi imbauan tersebut, demi menciptakan kerukunan, keharmonisan dan ketertiban umum selama bulan Ramadan berlangsung,” ucap Fairid, Kamis (23/3/2023).

Baca juga:
Longsor di Flamboyan, Pemko Siapkan Penanganan Jangka Pendek dan Menengah

Adapun isi dari SE tersebut sebagai berikut:

  1. Agar selalu memelihara toleransi, kerukunan dan ketertiban umum di masing-masing,
  2. Menutup semua kegiatan di tempat-tempat hiburan seperti diskotik/klub malam, karaoke, kafe, permainan biliar dan tempat hiburan sejenisnya pada satu hari di hari pertama Ramadan dan tiga hari sebelum Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1444 H sampai dengan dua hari setelah Idulfitri.
  3. Selama bulan Ramadan untuk diskotik dan klub malam tidak diperkenankan buka.
  4. Tempat karaoke keluarga yang tidak menjual beralkohol, kafe, permainan biliar dan tempat hiburan sejenisnya yang tidak menjual minuman beralkohol selama bulan Ramadan diperbolehkan buka sampai pukul 23.00 WIB, dan tetap menerapkan protokol kesehatan.
  5. Selama bulan Ramadan, karaoke, kafe, permainan biliar serta restoran/rumah makan/warung makan dan kedai makan/minum, tidak diperkenankan menjual minuman beralkohol.
  6. Kepada pengusaha restoran/rumah makan/warung makan dan kedai makan/minum untuk tidak membuka usaha secara terbuka dan dianjurkan melakukan usaha secara tertutup/terbatas.
  7. Kepada seluruh masyarakat Kota Palangka Raya dilarang memperjualbelikan dan membunyikan semua jenis petasan termasuk meriam bambu, kembang api dan lain-lain yang memiliki daya ledak di udara. (hms/ami/*)
Baca juga:
Pertamina Aktifkan Satgas RAFI Selama Ramadan dan Jelang Idul Fitri 1445 H
Bagikan berita ini