Siswa SMKN 3 Palangka Raya Sulap Bunga Pekarangan Jadi Kerajinan Resin

Kreativitas dan Keterampilan Bernilai Jual

Palangka Raya, Kantamedia. com – Tim Dosen Pendamping Wirausaha Masyarakat (PDPWM) dari Jurusan Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya (FT UPR) menggelar pelatihan pemanfaatan bunga pekarangan untuk kerajinan resin di SMK Negeri 3 Palangka Raya, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan ini bertujuan mengasah kreativitas dan keterampilan wirausaha siswa, sekaligus memperkenalkan cara mengolah bahan yang mudah ditemui di sekitar rumah menjadi produk bernilai ekonomi.

Ketua kegiatan, Elis Sri Rahayu, S.T., M.T, mengatakan bunga pekarangan bisa menjadi media pembelajaran kreatif yang memberi pengalaman langsung kepada siswa.

“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan dan kemampuan kreativitas siswa dalam mengolah bahan yang ada di lingkungan sekitar menjadi produk kerajinan yang memiliki nilai,” katanya.

Dalam pelatihan itu, siswa diajak mengenal proses kreatif mengolah tanaman bunga dari pekarangan rumah menjadi bagian dari produk resin. Pendekatan ini membuka wawasan mereka bahwa bahan sederhana di sekitar bisa disulap menjadi karya menarik jika diolah dengan keterampilan, ketelitian, dan kreativitas.

Kegiatan ini juga memadukan kemampuan seni, keterampilan tangan, serta gagasan kewirausahaan dalam satu proses yang bisa langsung dipraktikkan.

Anggota tim, Alderina Rosalia, S.T., M.T, menyebut proses pembuatan kerajinan menjadi sarana bagi siswa untuk lebih aktif menggali ide dan menciptakan produk yang berkarakter.

“Bahan dari lingkungan sekitar dapat menjadi sumber ide untuk menghasilkan kerajinan, sehingga siswa dapat belajar mengembangkan kreativitas sekaligus keterampilan membuat produk,” ujarnya.

Melalui kegiatan tersebut, siswa juga diajak melihat potensi lingkungan secara lebih kreatif. Bunga yang selama ini hanya dianggap sebagai penghias halaman, ternyata bisa dipadukan dengan teknik pengolahan resin menjadi produk kerajinan.

Dari proses itu, siswa belajar mengembangkan gagasan, menentukan bentuk produk, hingga memahami pentingnya ketelitian agar menghasilkan karya yang layak dipakai maupun dikembangkan sebagai produk usaha.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan membuka wawasan siswa terhadap peluang usaha kecil setelah menguasai proses pembuatan kerajinan. Pengalaman praktik langsung diharapkan menjadi bekal bagi mereka untuk memahami bahwa kreativitas bisa dikembangkan menjadi kegiatan produktif.

Dengan memanfaatkan bahan yang mudah ditemukan, siswa belajar mengenali peluang, mengembangkan produk, serta mempertimbangkan nilai guna dan nilai ekonomi dari karya yang dihasilkan.

Kepala SMK Negeri 3 Palangka Raya, Rahmi Kurnia Handayani, M.Pd., turut mendukung penuh pelaksanaan kegiatan tersebut. Program ini sejalan dengan upaya sekolah memberikan pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga keterampilan praktis yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pembelajaran berbasis kreativitas dan kewirausahaan ini diharapkan memperkaya pengalaman siswa dalam menghasilkan karya dari potensi lingkungan.

Selain mengasah keterampilan, kegiatan ini juga memberi ruang bagi siswa untuk berani mengembangkan ide dan mencoba berbagai kemungkinan produk. Proses kreatif secara langsung membantu mereka memahami bahwa sebuah produk membutuhkan tahapan, ketelitian, dan kemampuan mengubah gagasan menjadi bentuk yang bermanfaat.

Pengalaman itu sekaligus menjadi bekal untuk mengenal proses pengembangan usaha secara sederhana, khususnya dalam memanfaatkan potensi di sekitar.

Pada akhirnya, program pemanfaatan bunga pekarangan menjadi kerajinan resin ini tidak hanya berfokus pada pembuatan karya, tetapi juga pada penguatan kreativitas, keterampilan, dan wawasan kewirausahaan siswa.

Melalui Program PDPWM yang dilaksanakan Tim FT UPR, kegiatan ini diharapkan memberi pengalaman bermanfaat sekaligus menumbuhkan kemampuan siswa menciptakan peluang usaha kecil secara mandiri. (*/Fay)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *