Tiga Kandidat Rebut Kursi Rektor UPR 2026-2030, Ini Nomor Urutnya

Palangka Raya, Kantamedia.com – Tahapan Pemilihan Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) periode 2026-2030 memasuki babak baru. Panitia Pilrek UPR resmi menggelar pengundian dan penetapan nomor urut tiga bakal calon rektor, Rabu (29/7/2026).

Acara yang berlangsung di Sekretariat Panitia Pilrek UPR itu dipimpin langsung Ketua Panitia, Prof. Dr. Joni Bungai, M.Pd. Hadir pula Ketua dan Sekretaris Senat UPR sebagai unsur pengawas proses.

Hasil pengundian menetapkan urutan peserta sebagai berikut. Nomor urut 1 diraih Dr. Thea Farina, S.H, M.Kn. Nomor urut 2 ditempati Prof. Dr. Liswara Neneng, S.Pd, M.Si. Sementara nomor urut 3 jatuh kepada Prof. Dr. Bhayu Rhama, S.T, M.BA, Ph.D.

Prof. Joni Bungai menegaskan seluruh proses pencabutan nomor urut berjalan sesuai mekanisme dan tata tertib yang telah disusun panitia. “Hasil ini menjadi dasar untuk tahapan berikutnya, mulai dari pemaparan visi misi hingga pelaksanaan pemilihan,” jelasnya.

Dari tiga kandidat, hanya dua yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Prof. Dr. Bhayu Rhama yang saat ini menjabat Dekan FISIP UPR berhalangan hadir. Meski demikian, panitia tetap menetapkan nomor urut 3 untuknya sesuai hasil undian.

Tidak adanya kehadiran salah satu kandidat tidak mengurangi keabsahan proses. Seluruh rangkaian berlangsung tertib dan disaksikan langsung oleh panitia serta perwakilan senat universitas.

Hasil pengundian ini kemudian dituangkan dalam Berita Acara Nomor 42/PANPILREK-UPR/2026. Dokumen tersebut menjadi pegangan resmi panitia dalam menjalankan tahapan Pilrek selanjutnya.

Setelah penetapan nomor urut, agenda berikutnya adalah penyampaian visi, misi, dan program kerja dari masing-masing calon. Tahapan itu akan menjadi ruang bagi kandidat untuk memaparkan arah kebijakan UPR lima tahun ke depan.

Panitia berharap proses Pilrek berjalan demokratis, transparan, dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa UPR semakin maju. Jadwal lengkap tahapan selanjutnya akan diinformasikan lebih lanjut kepada sivitas akademika. (*/Fay)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *