Ini 7 Makanan Khas Imlek yang Punya Makna dan Harapan Baik

5. Yu sheng

Merayakan Imlek tentu kurang lengkap kalau belum menyantap yu sheng. Salad yang terbuat dari ikan mentah dan sayuran ini, menjadi salah satu makanan khas Imlek yang wajib ada. Selain enak, cara penyajian atau cara menyantap yu sheng pun terbilang cukup unik.

Biasanya, anggota keluarga akan berkumpul di meja makan, lalu yu sheng tersaji di tengahnya. Nantinya semua anggota keluarga akan mengambil sumpit dan mengaduk-aduk yu sheng, kemudian mengangkatnya tinggi-tinggi secara bersamaan. Selama mengaduk maupun mengangkat salad tersebut, anggota keluarga akan meneriakkan “Loh hei”, yang memiliki arti untuk masa depan.

6. Dumpling

Dumpling atau jiaozi adalah makanan khas Imlek yang bentuknya mirip kayak uang Tiongkok kuno. Dumpling biasanya diisi daging babi yang dicampur dengan beberapa jenis sayuran, seperti kubis rebus, daun bawang, dan lainnya.

Selain memiliki cita rasa unik, dumpling juga dijadikan simbol kemakmuran di tahun baru. Konon, semakin banyak menyantap makanan ini, semakin banyak juga uang yang akan diraih pada tahun baru. Mantap.

7. Tangyuan

Makanan khas Imlek satu ini oleh masyarakat Indonesia lebih dikenal dengan nama bola-bola wedang ronde. Ya, wedang ronde merupakan produk asimilasi dari tangyuan dengan campuran bahan makanan Nusantara. Bedanya, rasa asli tangyuan yang terbuat dari tepung ketan ini lebih manis, gurih, dan kenyal.

Dalam tradisi Tiongkok, tangyuan dimaknai sebagai pengikat atau perekat tali persaudaraan dan keharmonisan hubungan sosial. Tekstur tepung ketan yang lengket saat ditarik, sebagai wujud doa agar hubungan dengan keluarga atau kerabat semakin erat dan terhindar dari kerenggangan.

Itulah beberapa makanan khas Imlek yang bisa kalian dihidangkan saat berkumpul bersama keluarga di hari spesial ini. Tidak hanya sekadar enak dan menggugah selera, beberapa makanan tersebut juga menjadi simbol harapan baik di masa mendatang. Apa pun itu, buat yang merayakan, jangan lupa bagi-bagi angpao, ya. (mjk/jnp)

TAGGED:
Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *