Anggota DPRD Barito Utara Dorong Edukasi LPG Sampai ke Desa

Muara Teweh, Kantamedia.com – Langkah Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperkuat edukasi keselamatan penggunaan gas LPG bagi aparatur sipil negara (ASN) mendapat sambutan positif dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Nurul Anwar, menilai upaya tersebut sebagai langkah preventif yang krusial guna menekan potensi kebakaran di tengah masyarakat.

Nurul Anwar menyampaikan hal itu di Muara Teweh, Rabu (5/8/2026). Ia menegaskan bahwa program sosialisasi penggunaan LPG yang benar tidak boleh berhenti pada lingkup ASN saja, melainkan perlu terus diperluas hingga menyentuh masyarakat umum agar mereka lebih siap menangani situasi darurat seperti kebocoran gas.

“Kami memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara yang telah menginisiasi edukasi keselamatan penggunaan LPG. Program seperti ini sangat penting karena dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat sekaligus mencegah terjadinya kebakaran akibat kesalahan dalam penggunaan tabung gas,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, hingga kini masih banyak warga yang belum mengetahui langkah tepat saat menghadapi kebocoran tabung LPG. Karena itu, menurutnya, sosialisasi semacam ini mesti dilakukan secara berkesinambungan sampai ke tingkat desa dan kelurahan agar jangkauannya lebih merata.

Politisi DPRD Kabupaten Barito Utara itu berharap para ASN yang telah menerima materi sosialisasi dapat berperan sebagai penyalur informasi kepada keluarga maupun lingkungan sekitar, sehingga kesadaran akan keselamatan penggunaan gas dapat tumbuh lebih luas di masyarakat.

“ASN diharapkan menjadi contoh dalam penerapan penggunaan LPG yang aman. Pengetahuan yang diperoleh hendaknya dibagikan kepada masyarakat agar semakin banyak warga yang memahami prosedur keselamatan dan tidak mudah panik saat menghadapi kondisi darurat,” tuturnya.

Selain itu, Nurul Anwar turut mendukung rencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) yang akan menggelar pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi ASN. Ia menyebut kolaborasi antara pemerintah daerah, Damkarmat, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam membangun budaya keselamatan guna meminimalkan risiko kebakaran di Kabupaten Barito Utara. (pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *