Muara Teweh, Kantamedia.com – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Taufik Nugraha, mendesak Dinas Kesehatan beserta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk menggencarkan edukasi mengenai bahaya konsumsi obat tanpa resep dokter. Langkah ini dinilai mendesak guna mencegah risiko gangguan organ dalam akibat penyalahgunaan dosis obat bebas oleh masyarakat.
Kekhawatiran ini muncul karena masih maraknya kebiasaan warga membeli obat-obatan bebas di pasaran secara mandiri guna meredakan gejala ringan seperti sakit kepala, flu, dan demam, tanpa memahami efek samping jangka panjangnya.
“Kesadaran masyarakat mengenai penggunaan obat yang benar perlu terus ditingkatkan. Jangan sampai masyarakat mengonsumsi obat secara berlebihan atau tanpa memahami dosis dan efek sampingnya. Karena jika digunakan tidak sesuai aturan, tentu dapat berdampak buruk bagi kesehatan,” ujar H. Taufik Nugraha di Muara Teweh, Selasa (16/6/2026).
Taufik menambahkan bahwa aparatur kesehatan mulai dari tingkat dinas, puskesmas, hingga apoteker di lapangan harus aktif memanfaatkan media sosial serta penyuluhan langsung. Upaya kolaboratif ini penting agar kampanye sadar obat dapat menyentuh seluruh lapisan generasi muda hingga tua di pedesaan.
Masyarakat diimbau untuk selalu jeli membaca petunjuk pemakaian dan berkonsultasi dengan dokter apabila keluhan fisik terus berlanjut. Kebiasaan mengonsumsi obat keras secara rutin tanpa pengawasan medis sangat rawan memicu komplikasi fatal.
“Yang terpenting adalah membangun kesadaran masyarakat bahwa kesehatan harus dijaga dengan pola hidup sehat dan pemeriksaan medis yang tepat. Jangan mudah mengonsumsi obat tanpa petunjuk tenaga kesehatan, karena penggunaan yang tidak sesuai dapat menimbulkan risiko bagi organ tubuh, termasuk hati dan ginjal,” tegas Taufik.
Melalui program sosialisasi yang masif dan terarah, warga Kabupaten Barito Utara diharapkan dapat lebih bijak mengelola kesehatan keluarga secara aman. (pri)


