Muara Teweh, kantamedia.com – Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (F-PKB) DPRD Kabupaten Barito Utara mengingatkan, Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025, harus mencerminkan penyesuaian terhadap dinamika ekonomi sekaligus fokus pada kebutuhan prioritas masyarakat.
“APBD juga harus menjadi instrumen nyata untuk pemerataan pembangunan, bukan hanya terkonsentrasi di wilayah tertentu,” tegas juru bicara F-PKB, Nurul Anwar, dalam Rapat Paripurna IV Masa Sidang I DPRD Barito Utara, Jumat (26/9/2025).
Terkait APBD Perubahan 2025, lanjut dia, Fraksi PKB memberikan enam catatan strategis, yaitu:
- Infrastruktur dasar – Prioritaskan pembangunan yang langsung dirasakan masyarakat, khususnya desa dan kecamatan tertinggal.
- Kesehatan – Tingkatkan kualitas layanan RSUD dan Puskesmas, serta tambah tenaga medis sesuai kebutuhan daerah.
- Pendidikan – Pastikan akses pendidikan yang merata dan dukung sarana-prasarana sekolah.
- Ekonomi kerakyatan – Perkuat UMKM, pertanian, dan perikanan agar berpihak pada rakyat kecil.
- Transparansi keuangan – Jalankan program dengan prinsip akuntabilitas, efisiensi, dan sesuai hasil audit BPK.
- Program 100 hari Bupati – Maksimalkan realisasi program prioritas kepala daerah terpilih periode 2024–2029.
Dengan catatan tersebut, F-PKB menyatakan menerima Raperda Perubahan APBD 2025 untuk ditetapkan menjadi Perda, dengan harapan kebijakan anggaran benar-benar memberi manfaat nyata bagi percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Barito Utara.
“Perubahan APBD 2025 jangan hanya sekadar penyesuaian teknis, tapi harus menjawab kebutuhan mendasar masyarakat di berbagai bidang,” tandas Nurul Anwar. (fiz)


