Muara Teweh, Kantamedia.com – Keluhan masyarakat terkait keberadaan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di sejumlah lokasi publik mendapat perhatian serius dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Barito Utara, H. Nurul Anwar, mendesak pemerintah daerah dan instansi teknis segera mengambil langkah penanganan yang cepat, tepat, dan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
Menurut Nurul Anwar, fenomena sosial ini tidak boleh dipandang sebelah mata atau sekadar dianggap sebagai gangguan estetika kota. Penanganan yang komprehensif sangat mendesak agar hak-hak kesehatan para penderita tetap terpenuhi sekaligus menjamin kenyamanan warga sekitar.
“Persoalan ODGJ harus ditangani secara komprehensif. Kita tidak boleh hanya melihat dari sisi ketertiban semata, tetapi juga harus memperhatikan aspek kemanusiaan, kesehatan, dan perlindungan terhadap yang bersangkutan,” ujar legislator dari fraksi PPP tersebut pada Selasa (9/6/2026).
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa penyelesaian masalah ini membutuhkan komitmen kolektif. Sinergi lintas sektor yang melibatkan Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Satpol PP, aparat penegak hukum, hingga pihak keluarga menjadi kunci utama agar program rehabilitasi dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
Sebagai representasi rakyat, Anwar mengaku kerap menerima aduan mengenai kecemasan warga terhadap potensi gangguan keamanan di lingkungan mereka. Oleh karena itu, DPRD Barito Utara mendukung penuh penguatan alokasi program pengawasan, peningkatan intensitas patroli malam, serta penyediaan fasilitas perawatan yang memadai.
Melalui integrasi pelayanan sosial yang solid, berbagai konflik horizontal di lapangan diharapkan dapat diminimalkan. Kehadiran negara dalam merespons dinamika sosial ini sangat dinantikan demi menjaga ritme kehidupan bermasyarakat yang harmonis, aman, dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Barito Utara. (pri)


