Muara Teweh, Kantamedia.com – Wakil Ketua Komisi I DPRD Barito Utara Naruk Saritani meminta pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) Angkatan 9 Tahun 2026 yang digelar belum lama ini tidak berhenti sebagai formalitas untuk mengejar sertifikat. Menurutnya, pelatihan itu harus melahirkan pemimpin sekolah yang siap membawa perubahan.
Ia menilai kepala sekolah menempati posisi strategis dalam menentukan arah dan mutu pendidikan. Karena itu, calon kepala sekolah perlu dibekali kemampuan manajerial, karakter kepemimpinan, integritas, serta komitmen meningkatkan kualitas pembelajaran.
“Jangan melihat pelatihan ini hanya sebagai tahapan untuk mendapatkan sertifikat atau memenuhi persyaratan. Yang paling penting adalah bagaimana ilmu dan pengalaman yang diperoleh nantinya dapat diterapkan ketika dipercaya memimpin sekolah,” ujar Naruk, Jumat (4/9/2026).
Anggota DPRD Barito Utara itu menyebut tantangan dunia pendidikan kini semakin rumit. Kepala sekolah dituntut adaptif terhadap perkembangan teknologi, memahami kebutuhan peserta didik, meningkatkan kompetensi guru, dan menjalin kolaborasi dengan orang tua, komite sekolah, pemerintah daerah, serta masyarakat.
Naruk juga menekankan agar kepala sekolah berperan sebagai pemimpin pembelajaran sekaligus penggerak perubahan, bukan hanya mengurus administrasi.
“Kepala sekolah harus menjadi teladan. Kepemimpinan yang baik bukan hanya soal administrasi, tetapi bagaimana menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman dan mendorong seluruh warga sekolah untuk terus berkembang,” jelasnya.
Ia berharap peserta BCKS Angkatan 9 mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan sungguh-sungguh untuk memperkuat wawasan dan kemampuan memimpin. Sebab, kualitas kepala sekolah pada akhirnya memengaruhi mutu sekolah dan peserta didik. Calon kepala sekolah pun harus berintegritas, mampu mengambil keputusan secara bertanggung jawab, dan mengutamakan kepentingan siswa.
“Kita berharap dari pelatihan ini lahir calon-calon kepala sekolah yang benar-benar siap memimpin, memiliki integritas dan mampu membawa perubahan positif bagi sekolah serta pendidikan di Barito Utara,” pungkasnya. (pri)






