Palangka Raya, Kantamedia.com – Rencana pemerintah pusat menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai langkah penghematan bahan bakar minyak (BBM) mendapat tanggapan positif dari DPRD Kalimantan Tengah.
Wakil Ketua II DPRD Kalteng, Muhammad Ansyari, menilai kebijakan tersebut dapat menjadi solusi menghadapi tantangan global yang memengaruhi ketersediaan energi. “Di tengah krisis global atau perang, tentu kebutuhan minyak beberapa negara menjadi terganggu, termasuk negara kita. Kebijakan WFH tentu menjadi opsi yang bisa kita sambut dengan baik,” ujarnya, belum lama ini.
Politisi Partai Gerindra itu menjelaskan, kebijakan WFH bukan hal baru karena masyarakat dan instansi pemerintahan telah memiliki pengalaman saat pandemi COVID-19. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting jika kebijakan serupa kembali diterapkan, meski dalam skema terbatas.
Ia menuturkan, penerapan WFH satu kali dalam sepekan berpotensi menekan penggunaan BBM, khususnya dari sektor transportasi harian ASN. Dengan demikian, mobilitas dapat dikurangi tanpa mengganggu produktivitas secara signifikan.
Lebih lanjut, Ansyari menilai kebijakan ini juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat sistem layanan berbasis daring. Ia menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur digital guna menunjang koordinasi kerja dan pelayanan kepada masyarakat. (Mhu).


