Harga Naik, Pendapatan Stagnan Jadi Ancaman

DPRD Minta Pemerintah Intervensi Pasar

Palangka Raya, Kantamedia.com – Kekhawatiran masyarakat terhadap menurunnya daya beli akibat pelemahan rupiah dinilai sebagai kondisi nyata yang sedang terjadi. Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Siti Nafsiah, menegaskan hal tersebut dalam rapat paripurna DPRD Kalteng, Rabu (17/6/2026).

“Kekhawatiran soal daya beli ini sangat ada dan riil terjadi di tengah masyarakat kita saat ini,” ujarnya.

Menurut Nafsiah, ancaman ini dipicu oleh ketidakseimbangan antara melambungnya harga barang dengan stagnannya pemasukan warga. Pendapatan masyarakat mayoritas tetap atau hanya naik dengan laju yang sangat lambat, sementara harga kebutuhan pokok sudah meroket jauh di atas jangkauan normal.

“Akibatnya, uang dengan jumlah nominal yang sama saat ini hanya bisa digunakan untuk membeli barang yang jauh lebih sedikit dibandingkan sebelumnya,” jelasnya.

Ia memperingatkan pemerintah daerah agar tidak menutup mata terhadap situasi tersebut. Jika kondisi ini dibiarkan berlarut-larut tanpa intervensi pasar yang tepat, dampaknya akan merugikan struktur sosial dan ekonomi masyarakat. (Mhu).

 

 

 

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *