7. Penyakit katup jantung
Katup yang tidak dapat membuka atau menutup sempurna menghambat aliran darah ke seluruh tubuh. Penderitanya bisa lama tidak merasakan gejala.
Ketika muncul, keluhannya berupa sesak napas, nyeri dada, cepat lelah, detak tidak beraturan, dan pembengkakan di tungkai serta perut. Kondisi ini bisa bawaan, atau timbul kemudian akibat demam reumatik, endokarditis, penyakit Kawasaki, PJK, serangan jantung, dan kardiomiopati.
8. Endokarditis
Infeksi pada jaringan ikat yang melapisi dinding dan katup jantung ini terjadi saat kuman dari mulut, kulit, atau bagian tubuh lain masuk lewat aliran darah. Bakteri atau jamur dapat masuk melalui luka, pemasangan kateter, jarum tidak steril untuk tato atau tindik, dan penggunaan NAPZA suntik.
Gejalanya demam dan menggigil, sesak napas, nyeri dada saat menarik napas, keringat berlebih pada malam hari, pembengkakan tungkai atau perut, serta bunyi jantung yang tidak normal.
9. Tumor jantung
Pertumbuhan jaringan abnormal pada otot jantung atau perikardium ini bisa ganas maupun jinak. Jika membesar, tumor dapat mendesak dinding jantung sehingga jantung sulit memompa darah.
Penyakit jantung ini sering tanpa gejala, tetapi sebagian penderita mengalami keluhan ringan hingga berat, seperti sesak napas, kaki bengkak, jantung berdebar tidak beraturan, kelelahan, tekanan darah rendah, pusing, pingsan, dan penurunan berat badan. (*/pri)






