Bukannya menyadari perbuatannya, Rozy malah balik menghujat netizen tanpa merasa bersalah sama sekali.

“Kalian pikir kalian semua sudah lebih baik dari saya, gak usah ngurusin hidup orang, pikir aja hidup kalian sendiri.”
Tak urung, unggahan itu pun langsung diserbu warganet.
Dalam status selanjutnya Rozy mengaku tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapi serangan netizen. Masalahnya dia sudah meminta maaf tapi mantan istrinya yang bernama Norma Rismala enggan memaafkannya.

Terlihat Norma Risma juga ikut mengomentari kata-kata mantan suaminya. Risma seolah mengelus dada dengan sikap mantan suaminya yang tak pernah berubah.
“Ya mau gimana lagi, aku minta maaf aja ga kamu maafin,” tulis Rozy.
“Ya Allah Ya Rob, aku sungguh tidak menyangka ini terjadi, kuatkan hambamu ini,” balas Risma di kolom komentar.
Status Facebook berisi tanggapan penuh emosi dari menantu yang selingkuh dengan ibu mertua setelah banjir cemoohan netizen ini pun mengundang berbagai komentar.
“alah nyolottt 😅😅. Emozii ya banggg di julidin netijenn?”
“Tandain mukanya biar jomblo seumur hidup..moon maap bukan jahat tapi ini juga kagak panyes di sebut laki2.”
“Fix hrus di hukum ini… Stidaknya hukum perzinahan… Ada kan?”
“Ini org gak niat minta maaf. Gak nyesel. Liat dari kata2nya.. Aq minta maaf aja ga dimaafin. Dikira kalau udh minta maaf selesai perkara?”
“Biasanya pelaku perselingkuhan itu gak merasa bersalah sih emng.”
Namun di balik status Facebook berisi tanggapan mantan suami selingkuh dengan ibu mertua itu, netizen melihat kejanggalan.
Warganet menduga akun Facebook baik milik Norma Risma maupun Rozy Zay Hakiki itu fake alias palsu.
Hal itu terlihat dari penulisan akhir kata yang diberi spasi sebelum bertemu koma pada kedua status maupun komentar dua akun tersebut.
Selain itu, akunnya juga termasuk baru, karena diduga dibuat secara bersamaan waktunya.
“Mungkin itu bukan akun asli, Min. Soalnya dilihat-lihat akunnya baru.”
“Kejadiannya benaran gak fake. Cuma akun fb di atas dua duanya baru di bikin ad kemungkinan akun fake. Mencari kesempatan di atas penderitaan orang..”
“Iya, gaya ketikannya sama ‘xxx , yyy’. Sebelum koma dan sesudah koma dikasih spasi.” (*/jnp)



