Ini Elektabilitas Capres-Cawapres Berdasarkan Pendidikan Pemilih

Kantamedia.com – Elektabilitas para calon dan calon wakil presiden (Capres-Cawapres) peserta di segmen pemilih lulusan SD, , SMA hingga jenjang perguruan beragam.

Ada yang tinggi di kalangan lulusan SD tetapi rendah di pemilih yang latar belakang pendidikannya di jenjang universitas.

Ada pula sebaliknya. Rendah di kalangan lulusan universitas, tetapi tinggi di lulusan SD. Tidak ketinggalan, ada pula capres yang elektabilitasnya cenderung merata di seluruh latar belakang pendidikan.

Berikut data elektabilitas Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, -Gibran Rakabuming dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dari berbagai lembaga survei jika dilihat dari latar belakang pendidikan responden.

Elektabilitas Capres Di Pemilih Lulusan Sd

Indikator Politik Indonesia melakukan survei pada 23 November hingga 1 Desember 2023. Melibatkan 1.200 responden di seluruh provinsi di Indonesia. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simpel random sampling. Margin of error survei sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Lembaga Survei Indonesia (LSI) melakukan riset pada 3-5 Desember 2023. Responden yang dilibatkan sebanyak 1.462 orang. Pemilihan responden dilakukan melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening. Margin of error survei diperkirakan ±2.6% pada tingkat kepercayaan 95 persen dengan asumsi simple random sampling.

Survei Poltracking Indonesia dilakukan sepanjang 29 November hingga 5 Desember dengan melibatkan 1.220 responden. Sampel diambil dengan metode multistage random sampling. Margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

LSI Denny JA melakukan survei tatap muka dengan menggunakan kuesioner kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia. Margin of error survei ini sebesar 2,9 persen. Survei dilakukan pada 20 November hingga 3 Desember 2023.

Elektabilitas Capres Cawapres Di Pemilih Lulusan Smp

Elektabilitas Capres Cawapres Di Pemilih Lulusan Sma

Elektabilitas Capres Cawapres Di Segmen Pemilih Yang Kuliah

Indikator Politik Indonesia melakukan survei pada 23 November hingga 1 Desember 2023. Melibatkan 1.200 responden di seluruh provinsi di Indonesia. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode simpel random sampling. Margin of error survei sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Survei Poltracking Indonesia dilakukan sepanjang 29 November hingga 5 Desember dengan melibatkan 1.220 responden. Sampel diambil dengan metode multistage random sampling. Margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Pemilih rasional terdiri dari responden yang mengutamakan (1) kinerja dan pengalaman (2) visi misi dan program (3) atau kompetensi.

Pemilih psikologis lebih melihat (1) karakter (2) usia (3) penampilan fisik serta (3) jenis kelamin. Sementara itu, pemilih sosiologis mengutamakan (1) agama (2) asal dan (3) suku atau etnis para kandidat.

Elektabilitas Capres Cawapres Di Pemilih Lulusan Sd, Smp, Sma, Kuliah Poltracking

Lembaga Survei Indonesia (LSI) melakukan riset pada 3-5 Desember 2023. Responden yang dilibatkan sebanyak 1.462 orang. Pemilihan responden dilakukan melalui proses pembangkitan nomor telepon secara acak, validasi, dan screening. Margin of error survei diperkirakan ±2.6% pada tingkat kepercayaan 95 persen dengan asumsi simple random sampling.

LSI Denny JA melakukan survei tatap muka dengan menggunakan kuesioner kepada 1.200 responden di seluruh Indonesia. Margin of error survei ini sebesar 2,9 persen. Survei dilakukan pada 20 November hingga 3 Desember 2023.

Elektabilitas Capres Cawapres Di Pemilih Lulusan Sd, Smp, Sma, Kuliah Poltracking

Bagikan berita ini