Muara Teweh, kantamedia.com – Perusahaan Daerah (Perusda) Batara Membangun melalui unit usahanya, PT Mitra Batara Sarana Mandiri (MBSM), resmi melakukan penyegaran struktur manajemen. Mahyudin Abdul Gani resmi dilantik sebagai Direktur dan Malik Muliawan sebagai Komisaris Utama dalam seremoni yang berlangsung di Muara Teweh, Rabu (1/4/2026).
Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, yang hadir dalam pelantikan tersebut menegaskan bahwa perombakan direksi dan komisaris ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kinerja perusahaan. Fokus utama manajemen baru PT MBSM adalah meningkatkan kualitas pelayanan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) bagi masyarakat di Bumi Iya Mulik Bengkang Turan.
“Kami berharap kepengurusan baru ini membawa inovasi dalam memastikan ketersediaan energi bagi warga. Kehadiran PT MBSM harus berkontribusi nyata, baik dalam pelayanan publik maupun peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” ujar Felix.
Wakil Bupati juga mengingatkan pentingnya kolaborasi harmonis antara pemerintah daerah, perusda, dan mitra strategis seperti PT Pertamina Patra Niaga untuk menjaga stabilitas stok dan harga BBM di wilayah Barito Utara.
Direktur baru PT MBSM, Mahyudin Abdul Gani, menyatakan kesiapannya menjalankan mandat dengan prinsip profesionalisme dan transparansi. Ia menyadari tantangan geografis Barito Utara menjadi faktor krusial dalam rantai pasokan energi.
“Amanah ini mencakup tanggung jawab besar dalam menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi BBM berjalan adil serta merata. Kami berkomitmen menjadikan SPBU yang dikelola perusahaan sebagai solusi pemenuhan kebutuhan energi masyarakat hingga ke wilayah pelosok,” tegas Mahyudin.
Pelantikan ini turut disaksikan oleh perwakilan Kejaksaan Negeri Barito Utara dan jajaran pejabat teknis pemerintah kabupaten. Pergantian kepemimpinan di tubuh PT MBSM diharapkan menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
Melalui manajemen yang lebih solid, perusahaan diharapkan mampu meningkatkan efisiensi operasional dan memperkuat peran strategisnya sebagai kepanjangan tangan pemerintah dalam sektor hilir migas di tingkat lokal. (*/pri)


