Muara Teweh, kantamedia.com – Sebanyak 1.179 atlet dari sembilan kecamatan akan bersaing memperebutkan 204 medali pada ajang Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Barito Utara yang berlangsung pada 6-9 Desember 2025.
“Tahun ini, kita mempertandingkan 9 cabor di beberapa venue di Muara Teweh. Selain itu, ada pula ekshibisi Binaraga, Tenis Lapangan dan Renang untuk menjaring lebih banyak potensi atlet lokal,” ungkap Ketua Panitia Porkab Mustafa Joyo Muchtar, pada acara pembukaan Porkab Barito Utara di arena terbuka Tiara Batara Muara Teweh, Sabtu malam (6/12/2025).
Kegiatan Porkab Barito Utara 2025 itu dibuka Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan. Dalam sambutannya, Felix menekankan pentingnya Porkab dalam pembinaan atlet daerah.
“Pekan Olahraga Kabupaten bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah melahirkan atlet berprestasi dan berintegritas untuk mengharumkan nama Barito Utara,” tegasnya.
Pada kesempatan itu Felix juga mengajak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Barito Utara untuk memberikan masukan untuk melengkapi fasilitas olahraga yang mana diperlukan atlet, susunan program kegiatan berdasarkan prioritas sehingga olahraga di daerah ini berkembang baik.
“Di 5 tahun masa jabatan kami ini, kami akan membangun delapan stadion mini di semua kecamatan. Adapun stadion yang dimaksud adalah stadion mini yakni lapangan bulu tangkis, lapangan voli, basket serta futsal,” kata Felix.
Sementara Ketua KONI Barito Utara Henny Rosgiati Rusli mengatakan Porkab ini adalah untuk menjaring dan membina atlet pemula dan nantinya akan diseleksi kembali untuk mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalteng 2026 di Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat. “Melalui kegiatan ini diharapkan dapat melahirkan atlet-atlet handal Barito Utara di masa depan,” kata Henny.
Dia menjelaskan, tahun 2025 adalah tahun persiapan secara intensif menuju ajang Porprov Kalteng tahun depan, sehingga KONI Barito Utara akan fokus tiga hal utama yakni pertama pembinaan atlet usia dini dan junior. Kedua, sinergi dan kolaborasi dan ketiga meningkatkan kesejahteraan atlet.
Kepada pengurus KONI dan cabang olahraga, jadilah pelayan yang profesional dan berintegritas.”Tugas kita adalah memfasilitasi, bukan untuk menghambat,” ujarnya.
“Kepada pemerintah daerah dan DPRD Barito Utara, kami mengucapkan terima kasih karena menjadikan olahraga sebagai prioritas pembangunan, sebab prestasi olahraga adalah cermin kemajuan suatu daerah,” imbuh Henny. (*/pri)



