Gubernur Libatkan Kepala Desa Percepat Penyaluran KHBS

Palangka Raya, Kantamedia.com — Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mempercepat distribusi Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) dengan melibatkan kepala desa di seluruh wilayah Kalteng. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bantuan sosial tersalurkan tepat sasaran sekaligus mempercepat proses pendataan dan verifikasi penerima manfaat.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran mengatakan keterlibatan pemerintah desa menjadi strategi penting mengingat luas wilayah Kalimantan Tengah yang sangat besar.

Menurutnya, dukungan kepala desa diperlukan agar proses pendataan dan pembagian bantuan dapat berjalan lebih cepat dan akurat.

“Hari ini sebenarnya momentum Rakerda APDESI kami manfaatkan untuk mensosialisasikan Program Kartu Huma Betang. Kalimantan Tengah ini sangat luas, sehingga kami membutuhkan dukungan kepala desa agar pembagiannya lebih cepat,” kata Agustiar usai menghadiri Rakerda APDESI Kalimantan Tengah 2026, Rabu (10/6/2026).

Ia menjelaskan, pada tahap awal program tersebut ditargetkan menjangkau sekitar 300 ribu penerima manfaat. Namun setelah dilakukan verifikasi dan pencocokan data, jumlah warga yang memenuhi kriteria penerima bantuan berkurang cukup signifikan.

Dari sekitar 210 ribu penerima yang masuk dalam peluncuran tahap pertama, hanya sekitar 120 ribu orang yang dinilai layak menerima bantuan. Sementara sebagian lainnya diketahui telah memiliki kondisi ekonomi yang relatif lebih baik sehingga tidak lagi memenuhi syarat sebagai penerima manfaat.

“Kami menemukan sekitar 42 persen yang ternyata sudah mampu. Karena itu kami minta kepala desa membantu memastikan data penerima benar-benar sesuai kondisi di lapangan,” ujarnya.

Selain membantu proses validasi data, kepala desa juga diharapkan berperan aktif memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai fungsi dan manfaat Program Kartu Huma Betang Sejahtera.

Menurut Agustiar, aparatur desa merupakan pihak yang paling memahami kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah masing-masing, sehingga dapat membantu memastikan bantuan diterima oleh warga yang benar-benar membutuhkan.

Ia menegaskan bahwa akurasi data menjadi faktor utama dalam menentukan keberhasilan program tersebut.

“Kepala desa lebih tahu kondisi masyarakatnya. Karena itu kami berharap mereka ikut membantu memastikan program ini tepat sasaran dan benar-benar bermanfaat bagi warga yang membutuhkan,” pungkasnya. (Daw).

 

 

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *