Palangka Raya, Kantamedia.com – Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, Leonard S. Ampung, membuka Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Ranwal RKPD) 2027 di Aula Bapperida Kalteng, Palangka Raya, Senin (2/2/2026).
Dalam kesempatan itu, Leonard mengungkapkan pendapatan daerah tahun 2027 diproyeksikan sebesar Rp5,1 triliun, sementara belanja daerah sekitar Rp5,4 triliun. Kondisi tersebut membuat ruang fiskal pemerintah daerah semakin terbatas dan perlu dikelola secara cermat. “Artinya, ruang fiskal kita makin sempit dan harus dimanfaatkan seefektif mungkin,” ujarnya.
Ia menjelaskan, proyeksi pendapatan tersebut turun hampir 30 persen dibandingkan realisasi tahun 2025, sehingga menjadi perhatian utama dalam penyusunan Ranwal RKPD 2027. Menurutnya, perencanaan pembangunan tidak boleh terlepas dari kondisi riil keuangan daerah agar pelaksanaan program berjalan optimal.
“Perencanaan harus realistis. Jangan sampai kita menyusun program besar, tetapi tidak didukung kemampuan anggaran,” tegas Leonard.
Lebih lanjut, ia memaparkan kapasitas riil keuangan daerah tahun 2027 diperkirakan hanya sekitar Rp2,35 triliun. Anggaran itu akan dialokasikan untuk belanja wajib, program prioritas gubernur, serta kebutuhan strategis lainnya. “Sekitar 30 persen untuk belanja wajib, 40 persen mendukung visi-misi kepala daerah, dan 30 persen untuk prioritas lainnya,” jelasnya.
Leonard berharap seluruh perangkat daerah mampu menyusun program yang selektif, efisien, dan berdampak langsung bagi masyarakat, seiring dengan menurunnya kapasitas fiskal daerah. (Daw)



