Terlalu Sering Minta Subsidi, DPRD Minta PDAM Buntok Dievaluasi

Buntok, Kantamedia.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Barito Selatan (DPRD Barsel) meminta pemerintah daerah setempat untuk mengevaluasi kinerja manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Barito Buntok.

Permintaan itu disampaikan Ketua DPRD Barsel, HM Farid Yusran pada rapat kerja Badan Anggaran DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Selasa (11/8/2026).

“Saya menyarankan kepada eksekutif agar mengevaluasi kinerja PDAM (Perumdam) ini. Karena beberapa tahun ini kok minta subsidi terus,” sebut Farid.

Evaluasi tersebut, kata Farid, sangat perlu dilakukan. Karena sebagai perusahaan milik daerah yang semestinya bisa memberikan kontribusi bagi pendapatan asli daerah, namun yang terjadi sebaliknya.

“Ini, jangankan berkontribusi untuk PAD, justru yang terjadi kan malah minta anggaran terus. Terlalu banyak “menyusu” atau hampir tiap tahun minta anggaran kepada pemerintah daerah,” tandasnya.

Seharusnya, lanjut Farid, Perumdam bisa melakukan kinerja-kinerja layaknya Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sebagai unit kerja pemerintah daerah yang memberi pelayanan publik—seperti rumah sakit atau puskesmas—dengan fleksibilitas pengelolaan keuangan atau mengelola kas secara mandiri dari jasa layanan yang diberikan.

“Seharusnya dengan anggaran yang sudah dikucurkan, mereka bisa mengelola. Istilahnya, cari uang sendiri untuk memenuhi kebutuhan sendiri,” ujarnya.

Sementara Pj. Sekretaris Daerah Barito Selatan, Ita Minarni dikonfirmasi usai rapat mengatakan, pihaknya sepakat untuk dilakukan evaluasi. Karena menurut Ita, pada APBD murni 2026 tahun awalnya Perumda akan disubsidi Rp2,5 miliar. “Pada APBD Perubahan ini kita akan kurangi subsidi tersebut,” kata Ita.

Selain itu, pemerintah daerah juga meminta Perumdam untuk melakukan inovasi dan terobosan-terobosan agar mampu meningkatkan pendapatannya.

“Kemarin pihak manajemen PDAM telah menyampaikan rencana dan formulasi untuk menaikkan tarif pada klasifikasi pelanggan tertentu, seperti tarif pelanggan perkantoran dan lain-lain. Sehingga nantinya diharapkan mampu meningkatkan pendapatan,” ujarnya. (pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *