Kantamedia.com, Sampit – Kecamatan Kota Besi hingga Kecamatan Teluk Sampit menjadi daerah yang rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotim. Hal ini lantaran daerah tersebut merupakan sebagian besar wilayahnya adalah gambut.
“Hal ini berdasarkan kajian risiko bencana daerah yang mana kawasan yang gambutnya tebal, potensi karhutlanya juga tinggi. Wilayah barat (barat Kotim, red), merupakan rawan karhutla karena tebalnya gambut,” kata Kepala Pelaksana BPBD Kotim Multazam, Senin (12/6/2023).
Dia menerangkan, apabila terbakar maka wilayah gambut itu susah untuk dipadamkan. Hal ini disebabkan minimnya pasokan air di wilayah gambut itu. Belum lagi, kawasannya kebanyakan susah dijangkau oleh kendaraan.
Untuk mencegah hal tersebut, pihaknya telah menerima bantuan dari BPBD Kalteng yaitu 6 pos lapangan, yang setiap poslap terdiri dari 7 personel. Tugas yang dimiliki oleh mereka ialah melakukan patroli dan pemadaman.
“Kami juga mengharapkan masyarakat untuk lebih meningkatkan kesadarannya terkait dengan hal-hal yang dapat menyebabkan munculnya karhutla seperti pembuangan puntung rokok sembarangan dan lainnya,” pungkas dia. (wsn/ami)


