PALANGKA RAYA, kantamedia.com – Ketua Forum Dayak Kalimantan Tengah (Fordayak), Bambang Irawan, menegaskan pihaknya bersama ormas dan paguyuban di Kalimantan Tengah siap menjaga keamanan serta ketertiban selama aksi demonstrasi yang akan digelar di Palangka Raya.
Menurutnya, ormas-ormas Dayak memiliki komitmen kuat menegakkan falsafah Huma Betang, yaitu hidup bersama secara damai dalam keberagaman. Namun, ia juga mengingatkan agar tidak ada pihak yang mencoba menodai aksi dengan tindakan anarkis.
“Silakan saja melakukan orasi, menyampaikan pendapat, itu hak. Tapi yang ingin kita jaga adalah jangan melakukan tindakan anarkis atau merusak. Jangan sampai DPRD dan aset negara yang merupakan simbol Kalteng ini dirusak,” ujar Bambang, Minggu (31/8).
Fordayak sendiri menyiagakan sekitar 200 orang anggota di tiga titik. Meski tidak turun langsung mengamankan, mereka bersiap siaga untuk memastikan tidak ada provokator yang membuat kericuhan.
“Kalau ada yang ingin merusak Huma Betang, kita siap membela. Saya ingatkan kepada provokator, jangan coba-coba. Mereka enak saja datang bikin ribut, lalu pergi. Sementara kita orang lokal, tinggal di sini, tidak ada tempat lari. Karena itu kita harus menjaga tempat kita,” tegasnya.
Bambang menekankan bahwa aksi unjuk rasa adalah hak, tetapi harus dilakukan secara tertib, damai, dan tidak mencederai simbol-simbol Kalimantan Tengah. “Kalimantan Tengah dibangun dengan uang masyarakat, jangan sampai dirusak. Itu pesan kami,” pungkasnya. (daw)

