PALANGKA RAYA, kantamedia.com – Direktorat Samapta Polda Kalimantan Tengah menggelar Apel Gelar Pasukan dan pengecekan sarana serta prasarana (sarpras) dalam rangka kesiapsiagaan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kota Palangka Raya, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung di wilayah Kota Palangka Raya tersebut dipimpin langsung Direktur Samapta Polda Kalteng Kombes Pol Viddy Dasmasela, S.H., S.I.K., M.M. Apel menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapan personel sekaligus memastikan seluruh peralatan pendukung dapat digunakan sewaktu-waktu.
Sejumlah unsur pemerintah dan organisasi masyarakat turut terlibat dalam kegiatan tersebut. Di antaranya Yon TP 830, BPBD Kota Palangka Raya, Satpol PP, Putra Pahandut, Banda Raya Volunteer, TSAK Kelurahan Kereng Bangkirai, PMK Amin Subur A dan B, PKCM Fire Fighter, Pick Up Putih, BPK Pahandut Seberang, Rerx BCR 11 Emergency Team, ERP, Borneo Sektor CR 11, Balakar 620, serta Tim Serbu Api Kelurahan Menteng.
Dalam apel tersebut, personel Ditsamapta Polda Kalteng mengikuti pengecekan kesiapan pasukan yang akan diterjunkan dalam penanganan Karhutla. Pemeriksaan kemudian dilanjutkan terhadap berbagai sarana dan prasarana yang akan digunakan dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Pengecekan dilakukan untuk memastikan seluruh perlengkapan berada dalam kondisi siap pakai sehingga penanganan kebakaran dapat dilakukan secara cepat sesuai kebutuhan di lapangan.
Usai pengecekan, personel Ditsamapta bersama unsur pendukung melaksanakan patroli Karhutla di sejumlah wilayah Kota Palangka Raya. Dalam kegiatan tersebut, tim menemukan titik api di kawasan Petuk Katimpun dan Tingang yang kemudian langsung dilakukan pemadaman.
Direktur Samapta Polda Kalteng Kombes Pol Viddy Dasmasela menegaskan kesiapsiagaan personel dan sarana pendukung menjadi faktor penting dalam menghadapi potensi Karhutla, terutama di tengah meningkatnya risiko kebakaran selama musim kemarau.
“Apel gelar pasukan dan pengecekan sarpras ini merupakan bentuk kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi Karhutla. Dengan sinergi antara kepolisian, instansi pemerintah dan organisasi masyarakat, diharapkan penanganan Karhutla dapat dilaksanakan secara cepat, terkoordinasi dan optimal,” ujar Viddy.
Menurutnya, keterlibatan berbagai unsur menjadi bagian penting dalam memperkuat respons terhadap Karhutla. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mempercepat penanganan ketika ditemukan titik api sekaligus mencegah kebakaran meluas.
Seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari apel gelar pasukan, pengecekan sarpras, patroli hingga pemadaman titik api, berlangsung aman dan kondusif. (daw)


