Ketua Ojol Palangka Raya: Kami Fokus Bekerja, Bukan Selalu Ikut Isu Nasional

Palangka Raya, Kantamedia.com – Ketua Aliansi Solidaritas Ojol Bersatu Kota Palangka Raya, Gandy Setiawan, menegaskan, pihaknya memilih untuk tetap fokus pada profesi sebagai pengemudi ojek online dan tidak selalu terlibat dalam isu-isu nasional yang tengah berkembang, termasuk fenomena “September Hitam”.

Menurut Gandy, para pengemudi ojol di Palangka Raya pada dasarnya murni bekerja untuk mencari nafkah sehingga tidak serta-merta merespons setiap peristiwa politik atau sosial yang mencuat secara spontan.

“Kami ini memang murni ojol dan pencari nafkah. Kami hanya bekerja sesuai dengan profesi kami, sehingga hanya momentum tertentu saja kalau sampai kami bisa melakukan aksi dan turun ke jalan,” ungkapnya, Minggu (14/9/2025).

Menanggapi aksi-aksi unjuk rasa yang sempat berlangsung di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk di Kota Palangka Raya, Gandy menegaskan bahwa organisasinya tidak ikut serta.

Ia mencontohkan aksi di depan Polda Kalimantan Tengah beberapa waktu lalu yang diikuti sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa, namun pihak ojol tidak terlibat secara resmi.

“Kalaupun ada pengemudi ojol yang hadir, itu murni inisiatif atau dorongan pribadi masing-masing. Bukan bagian dari Aliansi Solidaritas Ojol Bersatu Kota Palangka Raya, dan tidak berada di bawah kendali kami,” jelasnya.

Gandy menegaskan, aliansi yang dipimpinnya tetap berkomitmen untuk menjaga profesionalisme sebagai pekerja transportasi daring.

Ia menambahkan, jika pun nantinya para pengemudi ojol turun ke jalan, hal itu hanya dilakukan pada momentum tertentu yang memang menyangkut langsung dengan kepentingan dan keberlangsungan hidup para mitra ojol. (Ric/*)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *