Konsolidasi Akbar Cipayung Plus Kalteng: Sikapi Tindakan Represif Aparat

Palangka Raya, kantamedia.com – Kelompok Cipayung Plus Kalimantan Tengah menggelar konsolidasi akbar di Kota Palangka Raya sebagai bentuk respons terhadap tindakan represif aparat kepolisian yang terjadi belakangan ini, khususnya terkait insiden di Seruyan Bangkal. Sekitar 50 mahasiswa dari berbagai organisasi yang tergabung dalam Cipayung Plus hadir dalam pertemuan tersebut, di antaranya HMI, KMHDI, IMM, GMKI, SEMMI, PMKRI, KAMMI, dan PMII.

Ketua Bidang PTKP Badko HMI Kalteng, Andri Mulyanto, menyampaikan bahwa konsolidasi ini merupakan langkah awal menuju aksi unjuk rasa (AUR) besar-besaran yang mengusung nama Aliansi Cipayung Plus Bersama Masyarakat Kalteng. Aksi ini akan membawa isu utama berupa evaluasi terhadap kinerja Kepolisian, khususnya atas dugaan tindakan represif di daerah Seruyan Bangkal.

“Aksi ini bertujuan agar Kapolda Kalteng menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada publik dan menyatakan komitmennya agar tindakan serupa tidak kembali terjadi di wilayah Kalteng,” ujar Andri.

Massa aksi diperkirakan mencapai sekitar ratusan orang dari unsur mahasiswa. Namun, pihak penyelenggara berharap dukungan lebih luas dari kelompok pelajar hingga masyarakat umum, termasuk komunitas ojek online dan lainnya.

Andri menambahkan, “Malam ini, kami akan merumuskan poin-poin tuntutan yang akan disampaikan secara resmi oleh masing-masing perwakilan organisasi.”

Dengan konsolidasi yang telah matang, Cipayung Plus Kalteng menegaskan komitmennya untuk terus mengawal demokrasi, hak asasi manusia, serta menjamin tidak terulangnya tindakan represif oleh aparat di Bumi Tambun Bungai. (ric)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *