Massa Desak Gubernur Agustiar Hadir, Gerbang Kantor Nyaris Jebol

PALANGKA RAYA, kantamedia.com – Ketegangan terjadi di depan Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Jalan G. Obos, Palangka Raya, Senin (31/8/2026) sore. Massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Kalteng Melawan mendesak Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menemui mereka secara langsung untuk menyampaikan tuntutan terkait penanganan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Aksi tersebut merupakan bagian dari seruan solidaritas yang sebelumnya mengundang mahasiswa, jurnalis, NGO, pengemudi ojek online, organisasi masyarakat, buruh, petani dan masyarakat sipil di Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya. Massa berkumpul di kawasan TVRI Kalteng sejak sekitar pukul 12.00 WIB sebelum bergerak menuju Kantor Gubernur Kalteng.

Sejak awal, massa disebut tidak memprioritaskan penyampaian orasi, melainkan meminta Gubernur Agustiar Sabran hadir dan berdialog langsung dengan peserta aksi. Namun hingga sore hari, Gubernur belum menemui massa.

Massa kemudian sempat ditemui Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalteng, Muhammad Rus’an, bersama pejabat Pemprov Kalteng lainnya. Namun, pertemuan tersebut tidak diterima massa karena mereka menilai yang diharapkan adalah kehadiran Gubernur secara langsung.

Dalam pertemuan itu, Rus’an menjawab pertanyaan massa mengenai keberadaan Gubernur. Ia menyampaikan bahwa Gubernur sedang melakukan pemantauan secara mobile terhadap kondisi karhutla di Kalimantan Tengah.

Jawaban tersebut belum meredakan massa. Ketidakjelasan mengenai kapan Gubernur akan menemui mereka justru membuat suasana di depan kantor gubernur semakin memanas.

Massa kemudian mendesak masuk ke halaman Kantor Gubernur Kalteng. Sejumlah peserta aksi terlihat memanjat pagar, sementara massa lainnya mendorong gerbang yang dijaga aparat gabungan dari Satpol PP dan kepolisian. Dorongan massa membuat pagar bergoyang dan nyaris roboh.

“Kami hanya meminta Pak Gubernur hadir dan menemui massa aksi,” menjadi inti desakan massa yang bertahan di depan gerbang kantor gubernur.

Aparat berupaya menahan massa agar tidak masuk ke dalam kompleks kantor gubernur. Ketegangan antara massa dan petugas beberapa kali terjadi ketika demonstran terus mendesak agar Gubernur hadir secara langsung.

Hingga Senin sore, situasi di depan Kantor Gubernur Kalteng masih berlangsung tegang. Massa tetap bertahan dan menunggu Gubernur Agustiar Sabran hadir untuk memberikan penjelasan secara langsung terkait tuntutan mereka mengenai penanganan kabut asap dan karhutla di Kalimantan Tengah. (daw)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *