Peringatan 100 Tahun JAI Berlangsung Khidmat lewat Jalsah Salanah di Palangka Raya

Palangka Raya, Kantamedia.com – Ratusan jamaah Ahmadiyah memadati Masjid Nurul Khilafat dalam gelaran Jalsah Salanah untuk memperingati 100 tahun berdirinya Jemaat Ahmadiyah Indonesia (JAI), Jumat (5/12/2025).

Para peserta hadir dari dua provinsi, yakni Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

Jalsah Salanah merupakan pertemuan tahunan yang pertama kali diselenggarakan pada 1891 oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, pendiri Jemaat Muslim Ahmadiyah di Qadian, India.

Acara ini bertujuan mempererat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan pemahaman keagamaan, serta memperdalam nilai-nilai spiritual tentang kasih sayang, keteladanan moral, dan pengabdian kepada Allah SWT.

Rangkaian kegiatan dimulai setelah salat Jumat dengan penyampaian sambutan pembukaan oleh Amir Nasional JAI, Zaki Firdaus, yang disiarkan langsung dari pusat.

Tahun ini, Jalsah Salanah dilaksanakan secara serentak di 23 titik, termasuk di Kota Palangka Raya, dan berlangsung selama tiga hari pada 5–7 Desember 2025.

Peserta dari Kalimantan Tengah dan Selatan menghadiri kegiatan ini dari 10 lokasi berbeda, yakni Pangkalan Bun, Sampit, Seruyan, Palangka Raya, Pulang Pisau, Kapuas, Barito Timur, Banjarmasin, Pelaihari, dan Sebamban.

Juru bicara Jalsah, Mln. Mohammad Fahrizal, Shd, menyampaikan bahwa tingkat kehadiran peserta meningkat dibanding tahun sebelumnya.

Menurutnya, PIC di setiap cabang bergerak proaktif mengajak anggota untuk hadir, sementara para jamaah menunjukkan antusiasme tinggi dengan berkorban waktu dan harta demi mengikuti ceramah dan rangkaian ibadah selama acara berlangsung.

“Para peserta sangat tertib mengikuti seluruh rangkaian mulai dari salat tahajud, salat subuh, mandi, makan, hingga menyimak pidato. Semangat ini menunjukkan kuatnya nilai ukhuwah dan pengabdian di antara para jamaah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fahrizal menambahkan bahwa nilai-nilai yang dihidupi dalam Jalsah Salanah selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya butir kedelapan mengenai harmonisasi kehidupan beragama, budaya, dan lingkungan serta penguatan toleransi untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.

Sejumlah tamu undangan turut hadir, di antaranya Lurah Palangka, Ketua RT 2, Komunitas Anak Masjid, Gusdurian Banjarmasin, LK3 Banjarmasin, serta beberapa mahasiswi UIN Palangka Raya. Mereka menyampaikan apresiasi atas peringatan satu abad JAI di Indonesia.

“Selamat merayakan hari jadi ke-100 tahun JAI. Semoga semakin berkembang dan bertambah anggotanya, serta terus menyebarkan Islam penuh cinta dan perdamaian,” ujar Lurah Palangka, Dawid.

Acara Jalsah Salanah di Palangka Raya berlangsung tertib dan penuh kekhidmatan, menjadi momentum refleksi spiritual sekaligus peneguhan komitmen toleransi di tengah masyarakat multikultural Kalimantan. (RIK/*)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *