Palangka Raya, Kantamedia.com – Hingga saat ini, anggaran pendidikan dan pelatihan dalam upaya peningkatan skill atau keahlian masyarakat lokal masih minim. Hal itu dipastikan akan berdampak pada kemampuan daya saing.
Menurut Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Henry M Yoseph, jika kondisi ini terus berlanjut, maka SDM lokal di Kalteng yang memiliki kualitas atau skill mumpuni juga akan minim. Sehingga investasi yang masuk juga akan dipastikan lebih mengutamakan SDM dari luar yang memang memiliki kualitas.
“Jadi kita jangan kaget atau menyalahkan orang lain apabila itu terjadi, karena memang dari kesalahan sendiri, kenapa tidak menyiapkan SDM berkualitas jauh-jauh hari. Maka dari itu kita mendorong pemda di Kalteng ini supaya memperhatikan hal tersebut dengan serius,” kata Henry, Sabtu (14/1/2023).
Ia berharap semua jajaran pemerintah daerah, mulai dari pemerintah provinsi maupun kabupaten dan kota, jangan sampai membiarkan masyarakat lokal Bumi Tambun Bungai hanya menjadi penonton di daerah sendiri di tengah perkembangan dan persaingan yang semakin pesat dan ketat.
Legislator asal Kabupaten Murung Raya ini juga menyinggung tentang ditetapkannya Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan Timur (Kaltim) yang notabene bertetangga dengan Kalteng. Hal itu sebut Henry, lambat laun akan berdampak ke Kalteng, baik positif maupun negatifnya.
“Kita tentu berharap dampak IKN di Kaltim berimbas positif ke Kalteng. Tetapi sekali lagi, untuk menyambut itu memerlukan kesiapan yang serius dari seluruh komponen, baik pemerintah daerah maupun masyarakat. Kuncinya adalah di peningkatan kualitas SDM tadi,” pungkas Henry M Yoseph. (jnp)


