Perlu Optimalisasi Jembatan Timbang Demi Keawetan Jalan

Palangka Raya, kantamedia.com – Wakil Ketua III DPRD Kalimantan Tengah, Junaidi, mendesak penguatan fungsi jembatan timbang di ruas jalan Trans Kalimantan, khususnya yang berlokasi di Kabupaten Kapuas. Langkah ini dinilai krusial untuk meminimalisir kerusakan infrastruktur jalan akibat maraknya kendaraan yang mengangkut beban melebihi kapasitas atau Over Dimension Over Loading (ODOL).

Dalam kunjungannya ke fasilitas tersebut, Junaidi menegaskan bahwa efektivitas pengawasan tonase merupakan kunci utama dalam menjaga umur pakai aspal. Ia berharap otoritas pengelola dapat menjalankan tugas secara konsisten agar kendaraan yang melintasi perbatasan Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan benar-benar mematuhi aturan muatan yang berlaku.

Baca juga:  DPRD Kalteng Soroti Lemahnya Pengawasan Tambang

“Optimalisasi fungsi jembatan timbang harus menjadi prioritas. Fasilitas ini bukan sekadar pelengkap di pinggir jalan, melainkan instrumen vital untuk memastikan regulasi angkutan barang berjalan efektif di lapangan,” ujar Junaididi Palangka Raya, Selasa (3/3/2026).

Politisi Partai Demokrat Kalteng ini menjelaskan bahwa keberadaan fasilitas tersebut memiliki posisi strategis dalam memantau arus logistik antarprovinsi. Tanpa pengawasan yang ketat, praktik ODOL akan terus berlanjut dan memicu kerusakan jalan yang masif. Kondisi ini pada akhirnya hanya akan menambah beban anggaran daerah untuk perbaikan infrastruktur yang seharusnya bisa dialokasikan ke sektor lain.

Menurutnya, aturan mengenai pengawasan angkutan barang sudah tertuang jelas dalam peraturan daerah. Kini, fokus utama terletak pada integritas implementasi dan keberanian petugas dalam menindak pelanggaran di lapangan. Apalagi, menjelang momentum arus mudik dan balik Lebaran, mobilitas masyarakat akan meningkat tajam sehingga kondisi jalan yang mantap menjadi syarat mutlak bagi keselamatan pengguna jalan.

Baca juga:  DPRD Kalteng Desak TriOP Tuntaskan Sengketa Lahan

“Jalan yang terjaga dengan baik adalah investasi jangka panjang. Jika kita disiplin dalam pengawasan tonase sejak sekarang, kita tidak hanya menjamin keamanan pemudik, tetapi juga melakukan penghematan anggaran pemeliharaan infrastruktur untuk tahun-tahun mendatang,” pungkasnya. (pri)

Bagikan berita ini
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *