“Kami mendorong agar akses pendidikan yang merata dan berkualitas dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat,” katanya, Jumat (8/5/2026).
Nenie melihat masih ada ketimpangan di beberapa wilayah, khususnya dalam hal sarana dan prasarana pendidikan. Selain itu, distribusi tenaga pendidik juga dinilai belum optimal, sehingga memengaruhi proses belajar mengajar.
Kondisi tersebut harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan. Ia menekankan pentingnya langkah konkret untuk mempercepat pemerataan layanan pendidikan, terutama di daerah yang sulit dijangkau.
Tak hanya itu, Nenie juga menyoroti perlunya peningkatan kualitas tenaga pendidik sebagai kunci dalam menciptakan pendidikan yang lebih baik.
Guru, menurutnya, memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kompetensi generasi muda.
“Terkait infrastruktur dan distribusi tenaga pendidik. Ini harus menjadi prioritas bersama antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan,” sebutnya.
Sementara itu Nenie juga mendorong agar inovasi dalam dunia pendidikan terus dikembangkan. Pemanfaatan teknologi digital dinilai dapat meningkatkan efektivitas pembelajaran.
“DPRD Kota Palangka Raya,;akan terus mengawal kebijakan di sektor pendidikan agar berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan. Dukungan terhadap program peningkatan kualitas sumber daya manusia tetap menjadi prioritas ke depan,” pungkas Nenie. (*/Fay)


