Kantamedia.com – Kesadaran menjaga kesehatan melalui gaya hidup aktif kini kian melekat dalam rutinitas harian kelompok Gen Z. Fenomena pemanfaatan waktu senggang untuk olahraga tak lagi sekadar mengejar kebugaran fisik, melainkan telah bertransformasi menjadi sarana melepas penat, menjaga kesehatan mental, hingga memperluas jejaring sosial.
Berdasarkan temuan riset GoodStats, sebanyak 52 persen responden Gen Z mengaku rutin berolahraga dengan frekuensi 0 hingga 1 kali dalam sepekan. Sementara itu, 38 persen lainnya mengalokasikan waktu untuk olahraga sebanyak 2 hingga 3 kali setiap minggunya.
Pergeseran tren ini mendorong beragam cabang olahraga baru maupun klasik melonjak kepopulerannya. Berikut lima aktivitas fisik yang tengah populer dan digandrungi oleh anak muda:
1. Lari dan Jalan Santai
Situs GoodStats mencatat lari (55,33%) serta jalan santai (52,33%) menduduki posisi teratas sebagai cabang yang paling intensif dilakukan anak muda. Fenomena tren jogging ini hadir sebagai mekanisme adaptif untuk mengelola stres harian. Fleksibilitas tanpa perlengkapan khusus membuat aktivitas ini bisa dilakukan di mana saja.
2. Yoga
Bagi yang mendambakan keseimbangan emosional dan fisik, yoga menjadi pilihan utama. Olahraga ini kerap diselipkan dalam ritual perawatan diri (self-care). Kombinasi gerak lentur dan olah napas terbukti ampuh memperbaiki postur, melatih kelenturan otot, serta menenangkan pikiran usai aktivitas padat.
3. Padel
Olahraga raket gabungan unsur tenis dan squash ini tengah mengalami lonjakan tren yang signifikan. Padel digemari karena aturan permainannya yang adaptif, menyenangkan, serta ramah bagi pemula. Karakter permainannya yang santai sangat cocok dimanfaatkan sebagai ajang kumpul komunitas.
4. Mini Soccer
Varian sepak bola di lapangan berukuran lebih ringkas ini menjadi opsi favorit untuk membangun interaksi sosial. Tempo permainan yang cepat dan dinamis memudahkan koordinasi tim. Selain memacu stamina, cabang ini ampuh mempererat ikatan solidaritas antarpemain.
5. Cardio
Latihan kardio seperti High Intensity Interval Training (HIIT) tetap mempertahankan posisinya sebagai sarana pembakaran kalori yang efektif. Efisiensi waktu dan fleksibilitas latihan yang dapat dipraktikkan langsung di rumah menjadi alasan utama jenis latihan ini diminati oleh kelompok muda yang memiliki mobilitas tinggi.
Sejalan dengan gairah berolahraga, kecenderungan pemenuhan nutrisi harian juga mengalami penyesuaian. Anak muda kini mulai memprioritaskan makanan ringan bergizi, salah satunya lewat kepopuleran inovasi snack fruit yang praktis dikonsumsi di sela-sela aktivitas fisik. (*/pri)


