Kantamedia.com — Krisis iklim global semakin nyata. Temperatur Bumi terus memecahkan rekor tertinggi, dan bencana alam makin sering menghantam berbagai belahan dunia. Indonesia, yang berada di jalur Cincin Api Pasifik, menghadapi risiko gempa dan tsunami yang tinggi akibat pertemuan lempeng tektonik.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memperingatkan potensi gempa Megathrust yang tinggal menunggu waktu. Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, bahkan menyebut ancaman bencana dahsyat bisa terjadi pada 2050, berdasarkan analisis bersama Organisasi Pangan Dunia (FAO) dan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO).
Di tengah ancaman “Global Boiling” yang kian mengganas, laporan dari Insider mengungkap lima makhluk luar biasa yang diyakini mampu bertahan hidup bahkan saat Bumi menghadapi kondisi ekstrem layaknya kiamat. Berikut daftarnya:
1. Semut
- Mampu mendeteksi dan mengeliminasi anggota koloni yang terinfeksi penyakit sebelum menyebar
- Tahan hidup di berbagai iklim ekstrem, termasuk gurun dan laut
- Spesies semut air bahkan hidup di lingkungan laut
2. Kecoa
- Tahan terhadap berbagai insektisida dan makanan busuk
- Mampu bertahan di lingkungan dengan radiasi tinggi, seperti pasca bom atom Hiroshima
- Dikenal sebagai makhluk dengan daya tahan luar biasa
3. Beruang Air (Tardigrade)
- Bisa hidup tanpa makanan dan air hingga 30 tahun
- Tahan terhadap suhu ekstrem, radiasi, dan bahkan luar angkasa
- Diprediksi mampu bertahan hingga miliaran tahun ke depan
4. Ikan Lumpur (Mummichog)
- Mampu hidup di air tawar maupun asin, bahkan di sungai beracun
- Dapat mengaktifkan dan menonaktifkan gen sesuai kondisi lingkungan
- Dijuluki “ikan pembunuh” karena daya adaptasinya yang ekstrem
5. Kalajengking
- Tahan hidup di gurun, hutan, dan pegunungan
- Mampu bertahan setelah dibekukan semalaman
- Metabolisme lambat memungkinkan hidup dengan makanan minimal selama setahun



