Jangan Salah, Ini Perbedaan Darah Rendah dan Kurang Darah

Kantamedia.com dan kurang darah sering kali dianggap sama. Namun sebenarnya, kedua kondisi ini merupakan hal yang berbeda. Gejala darah rendah dan kurang darah memang sekilas tampak mirip, tetapi dan cara pengobatannya sangat berbeda.

Melansir Alodokter, dr. Irene Cindy Sunur mengungkapkan, di dunia , tekanan darah rendah dikenal sebagai hipotensi. Seseorang dikatakan memiliki kondisi ini bila tekanan darahnya kurang dari 90/60 mmHg. Angka 90 adalah tekanan darah saat jantung sedang berkontraksi (sistolik), dan angka 60 adalah tekanan darah saat jantung sedang relaksasi.

Sedangkan istilah kurang darah mengacu pada , bukan pada tekanan darah yang rendah. Anemia adalah kondisi di mana tubuh kekurangan sel darah merah. Sel darah merah mengandung hemoglobin yang mengikat oksigen dan menghantarkannya ke seluruh tubuh.

Kadar Hb normal setiap orang berbeda-beda tergantung usia dan jenis kelaminnya. Berikut ini adalah kisaran nilai Hb normal:

  • Laki-laki dewasa: 13 g/dL (gram per desiliter)
  • Wanita dewasa: 12 g/dL
  • Wanita hamil: 11 g/dL
  • Bayi: 11 g/dL
  • Anak usia 1–6 tahun: 11,5 g/dL
  • Anak dan remaja usia 6–18 tahun: 12 g/dL

Kadar Hb bisa diketahui melalui pemeriksaan darah lengkap di laboratorium medis. Jika pemeriksaan laboratorium darah menunjukkan bahwa kadar hemoglobin kurang dari 13,5 gram/dL pada pria atau kurang dari 12 gram/dL pada wanita, maka kondisi ini disebut anemia.

Tekanan Darah Rendah atau Hipotensi

Tekanan darah rendah dapat disebabkan oleh berbagai hal, seperti kekurangan cairan tubuh (), , obat-obatan tertentu, perdarahan, penyakit jantung, diabetes, atau gangguan hormon tiroid.

Gejala yang dialami penderita tekanan darah dapat berupa:

  • Pusing
  • Pandangan kabur
  • Sulit berkonsentrasi
  • Badan terasa lemas
  • Kulit pucat dan dingin
  • Napas pendek dan cepat
  • Nadi teraba cepat dan lemah
  • Pingsan

Gejala-gejala tersebut sering kali tidak spesifik dan dapat disebabkan oleh kondisi lain. Untuk memastikan diagnosis, dokter akan mengukur tekanan darah dengan alat sphygmomanometer. Bila perlu, dokter juga akan melakukan pemeriksaan lainnya untuk mencari penyebab darah rendah.

Pengobatan untuk darah rendah tergantung pada penyebabnya. Namun secara umum, dokter akan menganjurkan untuk cukup minum air putih, meningkatkan konsumsi garam, namun tetap dalam jumlah yang wajar, rutin berolahraga, serta mengonsumsi obat untuk menaikkan tekanan darah.

Bagikan berita ini